Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Ilustrasi/JIBI-Solopos
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memulai layanan Identitas Kependudukan Digital atau KTP Digital mulai awal 2023. Aktivasi layanan ini diklaim mudah karena seperti pengajuan pinjaman online (pinjol).
Analis Kebijakan Ahli Muda Sub Koordinasi Kelompok Substansi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul, Anton Wibowo, mengatakan program KTP digital sudah mulai diberlakukan. Warga dipersilakan mengurus ke kapanewon atau Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul.
Menurut dia, pengurusan KTP digital sangat mudah karena prosesnya tidak beda jauh dengan pengajuan pinjaman online. Syarat utama mengurusnya, yakni memiliki smartphone serta sudah memiliki KTP-el.
“Nanti tinggal download di Playstore, isi data trus scan barcode di kapanewon atau kantor dukcapil. Selain itu, ada juga verifikasi data dengan swafoto yang diunggah ke aplikasi,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/1/2023).
BACA JUGA: Tol Terpanjang Kedua di Indonesia Tersambung Tol Jogja Solo dan Jogja Cilacap, Ini Jalurnya
Anton menjelaskan, progam Identitas Kependudukan Digital (IKD) tidak menghilangkan fungsi KTP-el. Keduanya saling melengkapi karena untuk KTP digital lebih mempermudahkan dan memiliki fungsi yang sama.
“KTP-el tetap ada. Sebagai contoh untuk yang mendapatkan surat keterangan perekaman [kehabisan blangko KTP-el], sekarang sudah bisa mencetaknya dan sekalian bisa membuat KTP Digital yang tersimpan di smartphone,” katanya.
Menurut dia, program KTP digital akan terus disosialisasikan ke masyarakat secara luas. “Ini masih baru, jadi kami akan terus sosialisasikan ke masyarakat,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja. Menurut dia, sosialisasi sangat diperlukan agar masyarakat semakin paham terkait dengan layanan dan kemudahan yang dimiliki dalam program tertib administrasi kependudukan.
“KTP digital mulai dijalankan,” katanya.
Disdukcapil Gunungkidul di akhir 2022 lalu sempat kehabisan blangko pencetakan KTP-el. Selama blangko habis ada 3.663 surat keterangan sebagai KTP sementara.
Meski demikian, Markus memastikan, blangko KTP-el sudah tersedia sehingga sudah mulai dicetak. Bagi warga pemekang surat keterangan diminta mengambil KTP-el di masing-masing kapanewon.
“Tidak hanya mendapatkan KTP-el. Tapi, juga bisa sekalian mengurus KTP Digital yang tersimpan di gawai,” katanya.
Bagini alur aktivitasi KTP Digital
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.
Asian Games ke-20 resmi dibuka di Nagoya, Jepang. Ohmura Hideaki menyerukan persahabatan, solidaritas, dan perdamaian melalui olahraga.