Advertisement

Pengurus KONI Resmi Dilantik, Bantul Diminta Jadi Juara Umum Porda

Ujang Hasanudin
Senin, 16 Januari 2023 - 19:47 WIB
Arief Junianto
Pengurus KONI Resmi Dilantik, Bantul Diminta Jadi Juara Umum Porda Suasana pelantikan pengurus KONI Bantul periode 2023-2027 di Pendopo Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Senin (16/1/2023). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL — Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta kepada pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Bantul periode 2023-2027 untuk meningkatkan prestasi atlet sejumlah cabang olahraga.  

Terdekat, mereka diminta untuk meraih juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke-17 yang digelar di Gunungkidul dua tahun mendatang.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Saya harapkan dengan pelantikan pengurus yang baru ini akan dapat melahirkan ide, gagasan dan program kerja baru yang lebih segar dalam upaya meningkatkan prestasi keolahragaan Bantul,” kata Halim seusai Pelantikan Pengurus KONI Bantul Periode 2023-2027 di Pendopo Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Senin (16/1/2023).

Halim juga meminta pengurus KONI Bantul harus menyusun program-program kerja yang realistis dan benar-benar berorientasi pada kemajuan perkembangan olahraga di Bantul. Porda 2022 lalu, kontingen Bantul meraih posisi kedua setelah Sleman. Terakhir Bantul juara umum Porda pada 2015.

“Saya berharap dengan adanya formatur kepengurusan yang baru, maka pembinaan keolahragaan dari KONI, kontingen Kabupaten Bantul kembali meraih juara umum pada kancah Porda berikutnya,” ujarnya.  

BACA JUGA: Butuh Miliaran untuk Pengembangan Olahraga, KONI Gunungkidul Gandeng Swasta

Menurut Halim sejumlah atlet Bantul telah mampu meraih prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Yang terbaru Muhammad Rian Ardianto pebulutangkis asal Bantul, meraih juara ganda putra di Malaysia Open dan saat ini juga menduduki rangking pertama dunia.

Demikian Sekolah Sepak Bola (SSB) Baturetno juga menjadi salah satu SSB yang juga disegani dalam berbagai ajang kompetisi karena torehan berbagai prestasinya. Cabang olahraga yang menjadi unggulan seperti silat, panahan, sepatu roda, dan sepak bola perlu dipertahankan. Sementara cabor yang hampir menang juga perlu terus didorong oleh KONI sehingga capaian medali emas dalam setiap kejuaraan bisa diraih lebih banyak lagi.

Lebih lanjut Halim mengatakan bahwa KONI saat ini dituntut untuk menjadi motor penggerak kegiatan olahraga serta mengkoordinasikan dan membina seluruh kegiatan olahraga. Sehingga olahraga di Bantul akan dapat berprestasi secara berkesinambungan, baik dari tingkat usia paling kecil hingga tingkat senior.

Menurutnya, penyelenggaraan koordinasi dan pembinaan olahraga memang bukan sesuatu hal yang mudah. Maka dibutuhkan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat termasuk di dalamnya pemerintah, swasta dan warga masyarakat untuk terus bersinergi dan berkolaborasi.

“Melalui kesempatan ini saya mengimbau agar KONI dapat mendorong seluruh pihak untuk mengkoordinasikan pengembangan olahraga mulai dari pembinaan, pengelolaan sarana hingga realisasi pembinaan atlet secara langsung. Dengan demikian keinginan untuk mengembangkan prestasi atlet juga dapat optimal,” tandas Halim.

Sementara itu Ketua Umum KONI Bantul, HM Gandung Pardiman berkomitmen untuk membina para atlet semua cabang olahraga di Bantul sehingga bisa meraih prestasi termasuk dalam waktu dekat ini pihaknya tengah menyiapkan untuk Porda 2025 mendatang. “Porda kami siap merebut juara umum,” katanya.

Bonus

Disinggung bonus Porda 2022 yang belum cair hingga saat ini, Gandung memastikan bonus atlet Porda akan cair pada Maret mendatang dengan total sekitar Rp7 miliar. Ia mengakui pemberian bonus memang terlambat karena butuh proses penganggaran dari Pemkab Bantul dan baru bisa dianggarkan di 2023 ini.

“Bonus Porda alhamdulillah sudah kami ajukan dan Maret ini sudah bisa cair. Totalnya sekitar Rp7 miliar,” katanya. Menurutnya, pemberian bonus tidak bisa dilakukan tiba-tiba karena butuh penganggaran dari Pemkab Bantul yang kemudian menjadi dana hibah untuk KONI Bantul.

“Bonus itu pakai aturan-aturan ketat karena menyangkut uang negara, engga bisa seketika. Kalau main-main nanti Bupati kena semprit BPK dan BPKP,” ujarnya.

Selain itu, Gandung juga berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana untuk semua cabang olahraga di Bantul, karena selama ini ada beberapa cabang olahrga yang harus menyewa ketika latihan sehingga perlu diperhatikan. Ia meyakini Bupati Bantul juga memiliki komitmen yang sama untuk memajukan semua cabang olahraga di Bantul demi nama baik daerah. (Ujang Hasanudin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gunung Kerinci Erupsi Lagi, Durasi Nyaris 2 Jam

News
| Sabtu, 04 Februari 2023, 13:17 WIB

Advertisement

alt

Kemegahan Desa Wisata Karangrejo Borobudur Menyimpan Kisah Menarik Bersama Ganjar

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 11:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement