Gunungkidul Tak Kebagian Kuota Transmigrasi 2026, Ini Penyebabnya
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Ilustrasi kebakaran./Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sanggar kesenian di Dusun Jatirejo, Gari, Wonosari, Gunungkidul terbakar, Senin (16/1/2023) sekitar pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akibat kebakaran menyebabkan kerugian hingga jutaan rupiah.
Sanggar yang terbakar berada di rumah milik Aldi Irfansyah. Tidak ada yang tahu persis kebakaran terjadi karena warga melihat kepulan asap keluar dari bangunan.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, sudah mendapatkan laporan berkaitan dengan kebakaran sanggar kesenian yang berada di rumah salah seorang warga di Kalurahan Gari. Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa karena saat kebakaran terjadi kondisi rumah dalam keadaan kosong.
BACA JUGA : Tumpahan Bensin Berujung Kebakaran di Gunungkidul
“Kebetulan yang punya rumah sedang keluar. Warga tahu keadaan rumah sudah mulai terbakar,” kata Purwono kepada wartawan, Senin siang.
Warga yang melihat tertus meminta pertolongan dan bahu membahu memadamkan api. Selain itu, juga ada upaya meminta bantuan unit pemadam kebakaran Gunungkidul.
“Begitu ada laporan tim kami langsung meluncur ke lokasi kejadian,” katanya.
Meski sempat membakar bangunan dengan beberapa perabotan terbakar seperti dipan, kasur, lemari hingga atap rumah, namun api bisa dipadamkan. Upaya penyisiran juga telah dilakukan agar tidak terjadi kebakaran susulan.
“Sudah dipadamkan oleh tim pemadaman dengan dibantu warga sekitar,” katanya.
Hasil pendataan di lapangan, akibat kebakaran ini korban mengalami kerugian material mencapai Rp5 juta. “Untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran masih diselidik hingga saat ini,” katanya.
BACA JUGA : Rumah Terbakar, Petani di Gunungkidul Ini Dapat Bantuan
Purwono berharap peristiwa ini menjadi pelajara bersama agar kejadian yang sama tidak terjadi. Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk waspada dan berhati-hati potensi kebakaran rumah.
“Instalasi listrik harus sering dicek secara berkala. Sedangkan pada saat keluar rumah pastikan tempat-tempat yang bisa menjadi sumber api benar-benar sudah dimatikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.