RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Tangkapan layar pesan whatsapp pelacakan mahasiswa yang diunggah di twitter. /Twitter.
Harianjogja.com, SLEMAN—Viral tweet dari @UNYmfs menampilkan tangkapan layar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diduga melakukan pelacakan terhadap mahasiswa yang memberikan komentar miring di media sosial (Medsos), terkait kasus Riska salah satu mahasiswi UNY yang mengalami kesulitan bayar kuliah.
"uny ngeri banget ya di UNY. Sampe dilacak lacak begini. Panik banget kahh?," tulis @UNYmfs.
Dalam tangkapan layar yang diunggah ada pihak yang mempertanyakan identitas mahasiswa yang memberikan komentar miring di akun instagram. Komentar tersebut dipermasalahkan karena dianggap mempertaruhkan kredibilitas dari UNY.
Staf Ahli Bidang Hukum UNY, Anang Priyanto pun angkat bicara. Menurutnya dari pihak pimpinan tidak ada instruksi untuk melacak komentar-komentar miring. Universitas berharap agar kritik dan catatan dilengkapi data dan bukti disampaikan melalui saluran yang tersedia.
Apabila belum mendapatkan tanggapan yang semestinya, bisa langsung disampaikan kepada Rektor UNY. "Pimpinan tidak ada instruksi untuk melacak komentar miring," ucapnya, Rabu (18/1/2023).
Sempat ramai kisah perjuangan mahasiswi UNY untuk tetap bisa berkuliah. Kisah tersebut dibagian oleh @rgantas. Dia menceritakan kegigihan Riska mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) berusaha mendapatkan keringanan UKT dari yang dibayarkan Rp3,14 juta.
Orang tuanya sehari-hari berjualan sayur gerobak di pinggir jalan. Di saat bersamaan harus menghidupi Riska dan keempat adiknya yang belum lulus sekolah. Kondisi ini membuat orang tua Riska kesulitan membiayai kuliahnya.
"Di antara semua kepahitan kisah mahasiswa UNY yang saya kenal, mungkin ini cerita yang paling getir. Cerita ini tentang seorang perempuan kecil. Sayang ia tak bisa mengisahkan kepada pembaca secara langsung, karena tepat 9 Maret 2022 ia telah meninggal dunia," tulis Ganta.
BACA JUGA : Ribuan Mahasiswa Kampus Negeri Jogja Kesulitan Bayar Uang Kuliah
Cerita dari @rgantas mendapatkan banyak tanggapan di media sosial. Terkait hal ini Anang menyebut UNY telah melakukan pertemuan dengan Rahmat Ganta Semendawi pemilik akun @rgantas untuk melakukan klarifikasi.
"Saudara Ganta menyampaikan bahwa dalam tulisan di Medsos pribadinya tidak pernah menyatakan bahwa penyebab meninggalnya Saudari Riska karena depresi saat sedang mengurus penurunan UKT."
Menurutnya UNY berkomitmen membantu mahasiswa yang memiliki kendala secara ekonomi dalam menyelesaikan studi. Sesuai dengan data-data yang valid dan terverifikasi.
"UNY bersifat terbuka atas masukan, saran, dan kritik serta berkomitmen melakukan peningkatan layanan dan tata kelola dengan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan UNY menyediakan sarana atau media untuk penyampaian data atau informasi berkaitan dengan layanan. Termasuk tentang UKT.
"Jika dipandang sangat perlu bisa langsung disampaikan kepada Rektor."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.