Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Tumpukan batu menutupi jalan menuju Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Selasa (17/1/2023)./Istimewa-Kapanewon Saptosari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Muhammad Arif Aldian mengharapkan konflik di Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, bisa diselesaikan dengan baik. Kisruh yang berkepanjangan malah akan berdampak buruk terhadap pengembangan sektor kepariwisataan.
“Saya sudah mendengarnya dan permasalahannya sudah lama,” kata Aldian saat dihubungi melalui ponsel, Rabu (18/1/2023).
Menurut dia, kisruh menyangkut warga dengan pemerintah kalurahan sehingga Pemerintah Kecamatan Saptosari bisa menjadi penengah agar permasalahan bisa diakhiri. “Sudah saya koordinasikan dan kami juga siap menjadi penengah,” katanya.
Aldian berpendapat penutupan akses ke pantai mengganggu sektor wisata di kawasan tersebut. Oleh karenanya, ia meminta semua pihak mengedepankan solusi yang baik agar potensi wisata yang ada tetap bisa dijalankan.
BACA JUGA: Kecewa dengan Pemerintah, Warga Tutup Jalan Masuk ke Pantai Widodaren Gunungkidul
“Kalau perlu tidak hanya warga dengan kalurahan, tapi investor juga diikutikan dalam proses mediasi. Mudah-mudahan masalah yang ada bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.
Panewu atau Camat Saptosari Eka Priyatna mengatakan setellah penutupan jalan menuju Pantai Widodari, sudah ada upaya mediasi. Selain mendengarkan versi dari Pemerintah Kalurahan Kanigoro, kecamatan juga berupaya mendengarkan keterangan warga.
Meski demikian, sambung dia, upaya tersebut belum berhasil karena Forum Pimpinan Kapanewon (Forkompika) Saptosari pada Selasa (18/1/2023) tidak berhasil menemui warga. “Kami harus berjalan sekitar 500 meter ke dekat pantai, tapi warga tidak ada di sana,” katanya.
Menurut Eka, upaya mediasi akan terus dilakukan agar permasalahan di Pantai Widodaren bisa segera diselesaikan. “Harapannya blokade bisa segera dibuka agar pariwisata bisa jalan,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Saptosari masih menunggu hasil komunikasi dengan warga sehingga bisa mengetahui latar belakang masalah dari kedua pihak. “Kami masih coba komunikasi dengan warga, sebab usaha pertama gagal. Yang jelas, setelah ketemu dua versi dari masing-masing pihak segera dilakukan mediasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Menhut Raja Juli Antoni membekukan izin tiga perusahaan di Kaltim terkait karhutla dan memerintahkan pemulihan ekosistem.