Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Tumpukan batu menutupi jalan menuju Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Selasa (17/1/2023)./Istimewa-Kapanewon Saptosari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, menututup jalan masuk ke pantai sejak Senin (16/1/2023). Pokdarwis kecewa dengan pengelolaan di pantai tersebut.
Panewu Saptosari, Eka Priyatna, mengatakan hingga Selasa (17/1/2023), akses ke Pantai Widodaren masih ditutup warga menggunakan batu keprus. Akibatnya, calon pengunjung tidak bisa datang ke lokasi.
“Akses yang ditutup berjarak 500 meter dari pantai. Saya bersama-sama dengan Forum Pimpinan Kapanewon Saptosari sudah mendatangi ke lokasi yang diblokir,” kata Eka saat dihubungi wartawan, Selasa siang.
BACA JUGA: Pembangunan JJLS di Gunungkidul Memicu Konflik Manusia dengan Monyet
Namun, saat Forum Pimpinan Kapanewon Saptosari mendatangi pantai, tidak ada anggota pokdarwis di Pantai Widodaren.
“Kendaraan tidak bisa masuk dan kami harus jalan kaki. Tapi, di pantai tidak ada orang sehingga proses mediasi belum dilakukan,” katanya.
Eka mengungkapkan kasus di Pantai Widodaren bukan hal yang baru. “Kami akan coba mediasi karena jika terus begini, warga juga yang rugi. Dengan pemblokiran, wisata juga ikut berhenti sehingga para pedagang juga tidak mendapat penghasilan,” katanya.
Lurah Kanigoro, Suroso, mengakui penutupan akses ke Pantai Widodaren oleh warga. Menurut dia, adanya permasalahan di pantai ini sudah terjadi lama. “Ya kalau ada masalah, langsung begitu. Ini sudah terjadi lama,” katanya.
Suroso menduga permasalahan muncul karena hasil lelang parkir yang telah dilakukan oleh pemerintah kalurahan. Menurut dia, ada yang tidak puas dengan hasil lelang tersebut. “Memang ada masalah lain yang mungkin melibatkan investor. Selain itu, juga ada yang berkaitan dengan masalah lokasi berjualan,” katanya.
Suroso mengungkapkan, di Pantai Widodaren sudah ada sekitar 30 kios yang dibangun Pemkab Gunungkidul untuk para pedagang. Meski demikian, muncul keluhan tempatnya terlalu sempit dan jumlahnya tidak bisa menampung seluruh pedagang.
“Pedagangnya bertambah banyak karena mencapai 73 orang. sedangkan, kiosnya hanya ada 30 unit,” katanya.
Menurut dia, permasalahan lapak berjualan tidak hanya menyangkut masalah dana pembangunan. Ketersediaan lahan juga sangat terbatas.
BACA JUGA: 2 Anak di Berbah Keracunan Chiki Ngebul, Pedagang Akan Dimintai Keterangan
“Sudah kami sampaikan bahwa membangunnya butuh proses, karena anggaran milik kalurahan juga terbatas. Jadi, tidak bisa langsung minta terus dibuatkan,” katanya.
Anggota Pokdarwis Pantai Widodaren Mujiko mengatakan blokade jalan adalah bentuk protes berkaitan dengan pengelolaan pantai. Menurut dia, ada tuntutan yang dilayangkan ke pemerintah kalurahan. Tuntutan tersebut meliputi pembongkaran pagar menuju pantai, penyediaan tempat jualan para pedagang, dan lokasi kamping untuk pengunjung.
“Belum dipenuhi. Untuk sementara tetap diblokir, apalagi jalan yang ditutup merupakan tanah warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Keuntungan Danantara Rp120 triliun akan masuk APBN 2026 sebagai PNBP Lainnya dan memberi ruang untuk menjaga outlook defisit.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.
Dortmund menang 2-0 atas Hamburg pada pekan pertama Liga Jerman. Serhou Guirassy dan Giannis Konstantelias mencetak gol kemenangan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian membuka peluang negosiasi dengan AS dengan syarat tindakan kedua pihak harus timbal balik dan proporsional.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.