Banyak Desil Berubah, Dinsos DIY Tegaskan DTSEN Harus Terus Dimutakhirkan
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Kustini Sri Purnomo/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka rapat kerja (Raker) Forum Rois Kabupaten Sleman di Aula Kantor Bappeda, Sabtu (21/1/2023). Dia menyampaikan jika masyarakat Sleman heterogen, sehingga penting untuk terus menjaga kerukunan.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Forum Rois Sleman yang telah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melaksanakan tugas sosial. Menurutnya pengurus Rois adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat.
"Masyarakat Sleman itu heterogen. Berasal dari latar belakang, budaya, daerah dan agama yang berbeda-beda. Mari kita jaga kerukunan ini," kata Kustini.
Bupati juga mengingatkan agar setiap pengurus bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Menjaga amanah yang telah diberikan. Kerukunan atas umat beragama penting untuk dijaga demi kerukunan dan persatuan.
Baca juga: Yogyakarta Food Truck, Lebih dari Sekadar Komunitas Pedagang
"Sehingga kami sampaikan terima kasih banyak atas bantuan dan dedikasi yang telah diberikan hingga saat ini," lanjutnya.
Ketua Forum Rois Sleman, Salamun Shodry mengatakan agenda rapat ini menjadi momen silaturahmi sekaligus diskusi terkait program kerja pengurus Rois Kabupaten Sleman.
Ada lima tertib yang ingin dicapai oleh Forum Rois Sleman. Di antaranya tertib organisasi, administrasi, kerja kegiatan, anggota, dan anggaran. "Dengan persepsi yang sama, diharapkan Rois Kabupaten Sleman dapat mencapai 5 tertib," katanya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dengan tercapainya lima tertib tersebut, diharapkan keberadaan Forum Rois Kabupaten Sleman dapat memberikan manfaat yang semakin besar kepada masyarakat.
"Terima kasih atas dukungan dan bimbingan yang diberikan Pemkab Sleman," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
KPK mengungkap OTT yang menangkap 3 pejabat ATR BPN diduga terkait pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.