Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Tembok rumah Soekarno yang retak akibat pengeboran tol Jogja-Bawen, di Pundong 4, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Senin (23/1/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Konstruksi jalan tol Jogja-Bawen yang mulai dikerjakan sekitar setahun belakangan, berdampak pada tembok warga di sekitarnya. Salah satunya yakni pada rumah Soekarno, warga Pundong 4, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati.
Rumah Soekarno terletak persis di sebelah selatan Selokan Mataram. Sebagian lahan halaman rumahnya terkena trase tol desain pertama dan penambahan, masing-masing seluas 21 meter persegi dan 87 meter persegi. Sedangkan bangunan rumahnya tidak terkena trase.
Ia menjelaskan tembok yang retak di rumahnya berada di bagian belakang rumah, tempat sumur dan kamar mandi. Retakan itu memanjang dari tembok di sisi selatan, melewati lantai dari semen hingga ke tembok di sisi barat. Retakan juga terdapat di dalam kamar mandi.
Soekarno menjelaskan di tembok rumahnya memang sudah ada retakan sejak lama. Namun dimulainya pengeboran konstruksi tol memperbesar retakan tersbeut. “Yang dulu sudah saya tambal, terus ada pengeboran itu jadi terbuka lagi,” katanya, Senin (23/1/2023).
Pengeboran konstruksi tol yang berjarak tak jauh dari rumahnya itu dimulai pada November 2022 lalu. Mulai saat itu lah retakan tembok di rumahnya kian membesar. Pengeboran itu begitu keras suaranya, ia menggambarkan seperti gempa.
“Kayak gempa, sampai keluar semua pertama kali. Warga semua naik [ke pinggir jalan], ada apa, gempa, enggak tahunya pengeboran. Karena sudah terbiasa ada bunyi gitu sudah enggaj kaget. Sudah sekitar dua bulan, kalau ada pengeboran aja,” ungkapnya.
Meski cukup dekat dengan lokasi pembangunan, rumahnya hingga saat ini belum terdampak debu maupun sumur yang tercemar. Ia juga belum tahu apakah akan mendapat kompensasi atau tidak atas dampak yang dirasakannya tersebut.
Namun ia mendengar ada informasi jika warga dengan jarak tertentu dari lokasi pengerjaan konstruksi bisa mendapat kompensasi. “Jaraknya 50 meter atau 60 meter yang kena kompensasi. Tapi belum dilaksanakan. Dengr-dengernya gitu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Laptop lemot dapat disebabkan penyimpanan penuh, RAM terbatas, malware hingga overheating. Simak penyebab dan cara mengatasinya.
The Prajan Hotel & Villas yang berlokasi di kawasan Sagan, Yogyakarta, resmi dibuka dengan membawa filosofi “Your Serene Escape, Styled for You.”
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.