Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
Ilustrasi jabatan lurah/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Cabang Bantul memastikan tidak ikut unjuk rasa penambahan masa jabatan kepala desa atau lurah dari enam tahun menjadi sembilan tahun.
“Lurah di Bantul tidak ada ambisi pribadi untuk sampai ke sana. Kemarin tidak ada sama sekali lurah yang ikut [unjuk rasa] ke Jakarta,” kata Ketua Apdesi Cabang Bantul, Yudi Fahrudin, saat ditemui di Banguntapan, Bantul, Selasa (24/1/2023).
Pernyataan Yudi tersebut menanggapi tuntutan ribuan kepala desa se-Indonesia yang disampaikan di Gedung DPR RI pada Selasa (17/1/2023) lalu. Usulan penambahan masa jabatan itu sudah disampaikan beberapa kali. DPR RI kemudian memasukkan aturan perpanjangan masa jabatan lurah tersebut dalam Prolegnas 2023.
BACA JUGA: Sedan Tabrak Pejalan Kaki, Korban Meninggal Dunia di Tempat
Meski tidak berambisi untuk menambah masa jabatan lurah, Yudi mengatakan lurah akan mengikuti keputusan pemerintah. Menurutnya para lurah di Bantul menjalankan tugas sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.
Jika memang ke depan pemerintah mengganti peraturan perundangan tersebut, seluruh lurah di Bantul akan tetap patuh melaksanakannya. Ia juga berpesan agar perangkat kalurahan tidak perlu khawatir dengan wacana revisi UU Desa terkait perpanjangan masa jabatan lurah dari enam tahun menjadi sembilan tahun dalam satu periode.
BACA JUGA: Gedung Baru DPRD DIY Akan Dibangun 2024 di Timur Stadion Mandala Krida
“Biarlah apa yang berjalan selama ini dijalankan. Yang penting masyarakat ayem tentrem, para pamong juga ayem. Jadi para pamong tidak usah khawatir, kami yang ada di Jogja ini tetap mendukung keistimewaan, apa yang sudah berjalan ini ya dijalani saja,” ujarnya.
Menurut Yudi, masa jabatan lurah itu hanya soal waktu. Setiap lurah tetap harus menjalankan visi misi dan dan berupaya untuk mencapai tujuan itu sesuai jadwal. “Bagi saya lurah itu begitu terpilih harus segera menyesuaikan, kalau sekarang jadi lurah ya jadi bapaknya semua. Jadi tidak perlu mengeluh, sudah siap nyalon, jadi, laksanakan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.