Advertisement

Gedung Baru DPRD DIY Akan Dibangun 2024 di Timur Stadion Mandala Krida

Stefani Yulindriani Ria S. R
Selasa, 24 Januari 2023 - 07:27 WIB
Budi Cahyana
Gedung Baru DPRD DIY Akan Dibangun 2024 di Timur Stadion Mandala Krida Gedung DPRD DIY - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAGedung DPRD DIY dan Teras  Malioboro (TM) 2 akan direlokasi untuk pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG). Gedung baru DPRD DIY di timur Stadion Mandala Krida akan dibangun pada 2024.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Anna Rina Herbranti menyampaikan sayembara untuk desain JPG sudah diadakan tahun lalu. Dari sayembara tersebut terpilih tiga pemenang yang akan dikolaborasikan desainnya untuk pembangunan JPG. Selanjutnya tahun ini, detail engineering design (DED) JPG dan analisis dampak lalu lintas (amdalalin) akan disusun

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kemudian tahun depan baru dirancang interior dan potensi Jogja Planning Gallery. Kami belum bisa membangun Jogja Planning Gallery kalau DPRD DIY dan Teras Malioboro 2 belum pindah,” ucap Anna, Senin (23/1/2022). 

Pada 2024, desain interior JPG akan ditentukan. 

BACA JUGA: Curhat Pedagang Teras Malioboro 2 Berkali-kali Direlokasi

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyampaikan rencana relokasi gedung DPRD DIY telah dibahas sejak 2019. Namun, rencana itu sempat terjeda pandemi Covid-19. Pada 2022 lalu, rencana relokasi gedung DPRD DIY dilanjutkan dengan pembuatan DED dan tahun ini dilanjutkan dengan amdal.

Huda menyampaikan, tanah dengan luas sekitar 5 hektare di Jalan Kenari atau di depan BPBD DIY dipilih menjadi tempat relokasi Gedung DPRD DIY. Menurut Huda, lokasi di rimur Stadion Mandala Krida itu dipilih dengan beberapa pertimbangan. Pertama, kepemilikan tanah tersebut berada di Pemda DIY, sehingga tidak perlu dikeluarkan anggaran untuk pengadaan tanah. 

“Kebetulan tanahnya milik Pemda DIY, sehingga tidak harus melakukan pembelian tanah. Luasnya sekitar 5 hektare, yang dipakai [untuk Gedung DPRD DIY] dalam perencanaan 1,1 hektare,” katanya. 

Selain itu, tanah tersebut berada di area perkantoran. Menurut Huda, Gedung DPRD DIY saat ini berada di wilayah yang kurang tepat, karena berada di kawasan wisata. Lokasi tersebut kurang strategis untuk menampung pendapat dari masyarakat. Huda juga mengatakan pengintegarasian kawasan Malioboro untuk perekonomian pariwisata juga menjadi salah satu alasan relokasi tersebut. 

“DPRD sekarang mau dipakai JPG. Ini integrasi dengan kawasan Malioboro untuk memecahkan kemacetan kawasan Malioboro, kaitannya dengan perekonomian pariwisata,” katanya. 

Pembangunan gedung DPRD DIY akan bertahap tiap tahun atau multiyears. “Gedung itu [Gedung DPRD DIY] dibangun besar, sehingga kalau diselesaikan dalam satu tahun kami khawatir akan mengganggu keuangan daerah,” katanya. 

BACA JUGA: Jogja Planning Gallery Segera Dirancang, Tahun Depan Dibangun

“Harapan kami bisa dibangun pada 2024-2025,” katanya. 

Huda belum dapat memastikan besar anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut. Apabila berjalan sesuai rencana, akhir 2023 anggaran untuk pembangunan Gedung DPRD DIY dapat diketahui.

Huda mengatakan gedung DPRD DIY yang akan dibangun kelak dapat digunakan untuk rapat secara hybrid. Selain itu, gedung tersebut juga dibangun luas untuk mengakomodasi penambahan anggota dewan. Bekas kompleks gedung DPRD DIY yang akan digunakan sebagai JPG hanya akan menyisakan satu bagian yang merupakan bangunan cagar budaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Simak! Cara Daftar KIP Kuliah 2023

News
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Traveloka Dorong Digitalisasi Pariwisata di DIY

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 23:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement