Satpol PP Sleman Tertibkan 1.791 Spanduk dan Reklame Selama 2026
Satpol PP Sleman menertibkan 1.791 spanduk, reklame, dan APK sepanjang Januari-Juni 2026 melalui 47 operasi di berbagai kapanewon.
Seorang pengendara bermotor sedang melintas depan Pasar Induk Godean, Senin (13/10/2025)../ Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menunda rencana pemindahan atau relokasi pedagang pasar ke Pasar Induk Godean yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/9/2025). Penundaan dilakukan karena ditemukan kebocoran pada talang di lantai dua pasar yang diresmikan Presiden Joko Widodo setahun lalu tersebut.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Aris Herbandang, mengatakan secara umum kondisi Pasar Induk Godean sudah siap digunakan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang perlu diperbaiki.
“Ada kios yang saat hujan beberapa waktu lalu mengalami kebocoran pada talang. Sebelumnya tidak bocor, tapi belakangan mulai bocor. Jadi kami putuskan untuk menunda dulu pemindahan agar dagangan pedagang tidak basah. Lebih baik diperbaiki dulu agar tidak merugikan pedagang,” ujar Aris saat ditemui di Pasar Induk Godean, Senin (13/10/2025).
Selain masalah kebocoran, terdapat kendala lain berupa perbaikan jalan provinsi dari perempatan Pasar Godean ke arah barat. Kondisi tersebut menghambat mobilitas pedagang dan proses pemindahan barang.
Disperindag Sleman masih akan berkoordinasi dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, untuk menentukan jadwal baru perpindahan pedagang sekaligus peresmian operasional pasar.
“Kami akan mencari waktu yang tepat untuk pemindahan. Koordinasi dengan pedagang sudah dilakukan, dan kami akan melaporkan perkembangan ini kepada Bupati terlebih dahulu,” jelas Aris.
Sebelumnya, pada Kamis (28/8/2025), Pemkab Sleman bersama sebelas kelompok komoditas pedagang telah mencapai kesepakatan terkait penataan Pasar Induk Godean. Dalam kesepakatan tersebut, pedagang kuliner belut disepakati bergabung dengan kelompok makanan kering, sedangkan pedagang kelontong akan menempati lantai dua dan tiga pasar.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan pentingnya dukungan pedagang dalam proses penataan pasar, terutama dalam hal pengaturan parkir dan ketertiban.
“Kami berharap Pasar Induk Godean dapat menjadi pasar rakyat percontohan yang transparan, tertib, dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, hingga Senin (13/10/2025) sejumlah gledek atau tempat penyimpanan barang pedagang yang terbuat dari jaring logam masih belum sepenuhnya selesai dikerjakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Sleman menertibkan 1.791 spanduk, reklame, dan APK sepanjang Januari-Juni 2026 melalui 47 operasi di berbagai kapanewon.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan