Telkom Bukukan Pendapatan Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Sejumlah warga lanjut usia melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Hi-Lab Kota Jogja, Sabtu (28/1/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Jogja menggencarkan pemeriksaan kesehatan kepada sejumlah warga lanjut usia di wilayahnya guna mendeteksi komorbid atau penyakit penyerta yang mereka derita.
Upaya itu dilakukan untuk memperpanjang angka harapan hidup warga lanjut usia yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi selama pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Manager Marketing Hi-Lab, salah satu faskesyankes di Kota Jogja, Deni Herdian, mengatakan setelah pandemi Covid-19 melandai, inisiatif warga lanjut usia untuk memeriksakan kesehatan mulai meningkat. Animo warga lanjut usia dalam memeriksa kesehatan diklaim meningkat mencapai 10-20 persen. Kondisi itu tentu menjadi salah satu bentuk mitigasi dan upaya pencegahan terhadap penyakit penyerta.
"Pengecekan kesehatan ini bisa menjadi salah satu bentuk upaya dalam memperpanjang usia harapan hidup lansia terutama di Kota Jogja," katanya Minggu (29/1/2023).
Deni menyebut beberapa penyakit penyerta yang biasanya terdeteksi pada warga lanjut usia yakni berupa jantung, sesak napas, darah tinggi maupun diabetes. Upaya pemeriksaan terhadap komorbid tentunya menjadi antisipasi awal bagi kesehatan warga lanjut usia.
Guna mendukung kesehatan dan angka harapan hidup, warga lanjut usia juga membuka program khusus Lansia Hi-Lab Golden Club (HGC) untuk berkontribusi menjaga agar masyarakat hidup sehat lebih lama (Make Healthy Life Longer). Manfaatnya member yang tergabung akan mendapatkan fasilitas pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi dokter sebagai pemantauan kesehatan secara gratis.
Sementara, epidemiolog kesehatan pada Seksi P2M dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Jogja Setyogati Candra Dewi menyebut sejak 2021 lalu pihaknya melakukan sero survey berupa pengumpulan data Antibodi SARS Cov-2 di wilayah setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perubahan proporsi penduduk dengan antibodi SARS-CoV-2 dan untuk mengetahui perubahan kadar antibodi SARS-Cov-2 serta status vaksinasi Covid-19.
"Di Kota Jogja sudah diselenggarakan pengumpulan data yang ke empat pada bulan ini dengan responden dipilih dari 11 kelurahan. Hasilnya akan kami jadikan dasar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dasar kebijakan Vaksinasi Covid-19 lengkap dan booster," katanya.
Adapun hasil sero survey ketiga pada Juli 2022 di Kota Jogja menunjukkan seluruh responden yang mengikuti pengumpulan data 100% sudah memiliki antibodi terhadap virus SARS-Cov2. Sementara hasil sero survey keempat pada Januari 2023 ini masih menunggu hasil pemeriksaan di Laboratorium Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan.
Atlet muda sepatu roda Indonesia meraih satu emas dan satu perunggu pada Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 di Jepang.
Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera menyebut laga melawan Aston Villa bersama Indonesia All Stars menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya.
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Top Ten News Harianjogja.com 4 Agustus 2026 memuat berita kemarau, pendidikan, bansos beras, KAI, Timnas Indonesia, hingga fenomena langit.