Abujapi DIY Siapkan 21 Asesor untuk Uji Kompetensi Satpam
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Ilustrasi penculikan anak./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga atau Dikpora Kota Jogja mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.421/979 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Keamanan di Lingkungan Sekolah menyusul maraknya isu dugaan penculikan anak beberapa waktu terakhir.
SE yang memuat 13 poin utama itu menyebut satuan pendidikan, orang tua murid, dan keamanan untuk bersinergi mengoptimalkan keamanan di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja Budi Asrori mengatakan SE itu diedarkan untuk memperkuat SE 421/269 tentang Keamanan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah yang dibuat pada 6 Januari lalu.
"SE yang baru ini sebenarnya lebih menekankan pada SE 6 Januari. Kami sudah keluarkan pedoman sebelumnya agar masyarakat tahu dan waspada di lingkungan sekolah," katanya, Kamis (2/2/2023).
Menurut Budi, sekolah perlu menguatkan layanan dan pengawasan terhadap penjemputan maupun keamanan murid, apalagi dengan maraknya isu soal dugaan penculikan belakangan ini. "Surat edaran dikeluarkan lagi biar sekolah betul-betul menerapkan dan orang tua merasa nyaman saat anaknya berada di luar lingkungan rumah," ucapnya.
Dikpora Jogja mengajak satuan pendidikan untuk menerapkan standar operasional keamanan dan keselamatan sekolah dengan ketat.
BACA JUGA: Dugaan Upaya Penculikan Anak di Mantrijeron, Begini Penjelasan Disdikpora Jogja
Kepala DP3AP2KB Kota Jogja Edy Muhammad menyebut dugaan penculikan anak yang belakangan viral seharusnya mendorong kewaspadaan semua pihak.
"Di seluruh lingkungan sudah ada perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat atau PATBM sehingga maka RT, RW, karang taruna dan jaga warga juga ikut aktif dan mengamati wilayahnya. Orang tua jangan mengabaikan anak ketika main sendiri dan terpisah terlalu jauh atau lama," kata dia.
Edy mengatakan, meski belum mengeluarkan imbauan secara formal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penjagaan anak, jawatannya mengajak kelompok maupun elemen warga yang sudah terbentuk di wilayah untuk memperkuat koordinasi. "Kami memang belum ada surat edaran, tetapi kami minta dikuatkan melalui kelompok yang sudah ada," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abujapi DIY menyiapkan 21 asesor untuk menguji kompetensi sekitar 14.000 Satpam demi memperkuat keamanan pariwisata dan investasi.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.