Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, BPS Jogja Data Usaha Digital
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA — Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY ada 1.817 kejadian kebencanaan di DIY selama 2022.
Kejadian kebencanaan tersebut yakni angin kencang ada 147 kejadian, longsor ada 707 kejadian, kebakaran ada 114 kejadian, banjir ada 74 kejadian, gempa terasa dan tidak terasa ada 771 kejadian, gunung api ada dua kejadian, pandemi ada dua kejadian.
Sebagai daerah yang banyak dikunjungi wisatawan dari DIY dan luar DIY, BPBD DIY menyampaikan perlunya objek wisata memiliki safety briefing agar wisatawan dapat siap apabila terjadi kejadian kebencanaan.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana menyampaikan pengelola objek wisata perlu menyampaikan safety briefing di tempat wisatanya.
“Safety briefing ini menjadi bagian dari materi yang disampaikan pelaku wisata, pemandu wisata dan sebagainya,” katanya, Selasa (7/2/2023).
BACA JUGA: Ikuti Post-tour ATF, Banyak Peserta Terkesan dengan Objek Wisata DIY
“Kita berharap pelaku wisata dalam hal ini pemandu wisata akan menginformasikan ketika mereka akan berkunjung ke objek wisata, disampaikan informasi terkait ancaman tadi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.