Event Jogja Mei: TBY Gelar Tari Kontemporer Lintas Generasi
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sri Panggarti memberikan keterangan kepada wartawan tentang program vaksinasi rabies di wilayah setempa, Jumat (10/2/2023)/Ist
Harianjogja.com, JOGJA– Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyediakan sebanyak 2.500 vaksinasi rabies pada 2023 untuk kebutuhan pelayanan vaksinasi hewan peliharaan di wilayah setempat. Selain untuk mencegah penularan penyakit, sasaran program vaksinasi rabies pun terus diperluas lantaran lalu lintas masuk dan keluar hewan yang cukup tinggi di seputaran DIY.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sri Panggarti mengatakan, wilayah DIY memang sudah ditetapkan bebas penyakit rabies sejak 1997 silam bersama sejumlah provinsi lain di Pulau Jawa. Hanya saja upaya mitigasi dan pencegahan penyebaran penyakit itu harus diwaspadai lantaran sifat penyakit rabies yang bisa menyebar ke manusia.
"Ditambah lagi lalu lintas peredaran dan pergerakan hewan ini kan juga cukup tinggi ya di wilayah DIY, baik itu yang masuk maupun keluar. Apalagi provinsi tetangga seperti Jawa Barat itu statusnya belum bebas dari penyakit rabies, itu yang perlu kita waspadai," katanya, Jumat (10/2/2023).
Menurutnya program vaksinasi rabies sebaiknya diberikan dalam kurun waktu setahun sekali kepada hewan peliharaan. Setiap tahun pihaknya juga menyelenggarakan program vaksinasi rabies gratis khusus kepada warga Kota Jogja dengan dua gelombang yakni Februari dan September.
"Masing-masing gelombang kita sediakan sebanyak 300 sampai 500 dosis vaksin. Untuk bulan ini kita buka layanan pendaftaran sejak 14 Februari dan pelaksanaan vaksin pada 15-17 Februari di Poliklinik Hewan Tegalturi," ujarnya.
Vaksinasi rabies gratis masih dikhususkan bagi warga Kota Jogja dan domisili setempat dengan syarat wajib membawa kartu identitas kependudukan saat pelaksanaan vaksinasi, hewan dalam kondisi sehat dengan minimal empat bulan, keadaan hewan tidak banting dan menyusui, sudah diberikan obat cacing minimal seminggu dan maksimal tiga bulan sebelum divaksin.
BACA JUGA: Takut dan Kabur Setelah Viral, Pelaku Klitih Titik Nol Jogja Ditangkap di Banyumas
"Hewannya khusus anjing, kucing dan kera. Bagi warga luar daerah tetap kami layani dengan membawa surat keterangan domisili dari pengurus setempat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.