Korban Daycare Little Aresha Jalani Terapi Mandiri, Trauma Berlanjut
Korban Daycare Little Aresha Jogja masih mengalami trauma. Orang tua menanggung biaya terapi, sementara proses hukum terus berjalan.
Ilustrasi jalan tol. Konsultasi publik Tol Jogja YIA sampai sekarang belum dimulai./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Konsultasi publik pengadaan lahan Tol Jogja Solo Seksi 3 belum digelar. Pemerintah Pusat mendorong Pemda DIY segera memulai konsultasi publik ruas tol yang juga dikenal sebagai Tol Jogja Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) ini.
Konsultasi publik akan membahas pembebasan lahan Tol Jogja YIA dengan warga. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-YIA Kementerian PUPR, Dian Hardiyansyah, menyampaikan hingga saat ini instansinya belum menerima jadwal konsultasi publik dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY. Dia pun berharap konsultasi publik dapat dilangsungkan dengan segera.
Dian menyampaikan berdasarkan informasi yang didapatnya, Dispertaru DIY masih merencanakan jadwal konsultasi publik tersebut. “Masih disusun, masih direncanakan [konsultasi publik],” ucapnya Senin (13/2/2023).
Sebelum konsultasi publik tersebut, ada pendataan bagi warga terdampak proyek Tol Jogja YIA di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Kulonprogo. Hingga kini, Dian menyampaikan pendataan awal untuk Sleman dan Bantul sudah rampung, dan menyisakan pendataan awal untuk warga terdampak di Kulonprogo.
Kabupaten Sleman dan Bantul telah merampungkan tahap pendataan awal sehingga dapat melangsungkan konsultasi publik terlebih dulu. Sementara, pendataan di Kabupaten Kulonprogo belum selesai.
BACA JUGA: Warga Jobohan Prambanan hingga Kini Belum Dapat Kepastian Pencairan Ganti Rugi Tol Jogja
“Pendataan awalnya saya berharap Februari ini rampung,” katanya.
Pendataan awal tersebut berguna untuk memastikan kepemilikan tiap bidang tanah yang dilewati Jalur Tol Jogja Solo Seksi 3. Sementara, ukuran pasti dari tiap bidang tanah yang akan digunakan untuk jalur tol akan diukur oleh Satgas BPN DIY pada saat pengukuran nantinya.
“Luasan nanti diukur pada saat pelaksanaan oleh Satgas dari BPN, yang kami data by name, nama warga sesuai atau tidak, karena kami survei pertama 2019,” ucapnya.
Konstruksi Tol Jogja YIA rencananya dibangun mulai tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban Daycare Little Aresha Jogja masih mengalami trauma. Orang tua menanggung biaya terapi, sementara proses hukum terus berjalan.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.
Penjualan mobil wholesales semester I 2026 naik 15,8% menjadi 436.564 unit. Gaikindo optimistis GIIAS 2026 mendorong pertumbuhan industri otomotif.
Pemkab Batang memprioritaskan pembangunan air bersih, sanitasi, dan permukiman untuk menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BGN memastikan kualitas gizi Program MBG usai libur sekolah dengan menu berprotein hewani dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Lelang pembangunan gedung baru RSUD Sleman dipastikan mundur karena reviu DED belum selesai. Skema pinjaman juga bergeser ke 2027.