Advertisement
Selain Banjir Parah, Gunungkidul juga Terjadi Longsor di Empat Titik
Rumah yang terdampak longsor di Dusun Jatibungkus, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Jumat (21/12/2018). - Ist/Dok BPBD Gunungkidul
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Cuaca ekstrem sudah sering terjadi di wilayah Gunungkidul. Meski demikian, dampak terparah terjadi pada akhir 2017 lalu yang disebabkan karena dampak dari Badai Cempaka.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, hujan deras yang menguyur sejak Senin (13/2/2023) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kapanewon Girisubo. Meski demikian, ia memastikan kondisi sudah mulai terkendali karena berangsur-angsur surut.
Advertisement
BACA JUGA : Banjir Menerjang Gunungkidul! Sejumlah Sekolah Ditutup, Siswa Belajar dari Rumah
“Selain banjir ada empat longsoran. Rinciannya, dua di Kapanewon Gedangsari, di Kapanewon Girisubo dan Ponjong masing-masing satu titik,” katanya, Selasa (14/2/2023).
Menurut dia, untuk masalah banjir atau genangan air yang diakibatkan hujan deras hampir terjadi setiap tahun. Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa dampak terbesar selama ini yang terjadi pada akhir 2017 lalu.
“Dampaknya sangat luas dan BNPB sampai turun memberikan bantuan ke Gunungkidul,” katanya.
Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto mengatakan, hujan deras juga mengakibatkan longsor di Gedangsari. Adapun material longsoran sampai merobohkan rumah milik Maryadi, warga Kalurahan Hargomulyo.
“Peristiwa terjadi pada Selasa sekitar pukul 00.30 WIB. Korban bersama isteri dan dua anaknya selamat. Untuk sementara keluarga ini mengungsi ke tempat saudara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- 2 Insiden Laut Terjadi Pantai Parangtritis, Pengunjung Diminta Waspada
- Polres Bantul Imbau Pengunjung Parangtritis Waspada
- Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Pantai Depok
- Arus Balik, Kendaraan lewat Tol Purwomartani Tembus 1.450 Per Jam
- Arus Meningkat, GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
Advertisement
Advertisement








