Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Kondisi banjir di Dusun Pugeran, Tileng, Girisubo, Gunungkidul yang sampai menggenani rumah warga pada Selasa (14/3/2023)/Istimewa-Tagana Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Senin (13/2/2023) sore mengakibatkan banjir di Kapanewon Girisubo. Data sementara, genangan air terjadi lima dusun.
Kelima lokasi ini di antaranya Dusun Pugeran, Tileng; Songbanyu 1, Songbanyu; Kandri dan Pucung di Kalurahan Pucung serta Nglindur Kulo, Kalurahan Nglindur Kulon. Selain menggenani rumah warga, banjir juga terdampak di dua sekolah.
Anggota Tagana di Kapanewon Girisubo, Ndaru Haryo Suprobo mengatakan, terus melakukan pendataan dan pemantauan terkiat dengan luapan banjir di Kapanewon Grisubo. Banjir terjadi karena hujan deras yang mengguyur sejak Senin sore.
“Peristiwa ini sudah kami palorkan ke Panewu Girisubo dan BPBD Gunungkidul,” kata Ndaru saat dihubungi, Selasa (14/3/2022).
Menurut dia, luapan air ini mengakibatkan sejumlah rumah warga di Dusun Nglindur Kulon, Songbanyu 1 dan Pugeran terendam. Selain itu, banjir juga menggenai akses masuk di SD Negeri Pucung dan Kandri di Kalurahan Pucung.
BACA JUGA: Pembayaran Ganti Rugi Ratusan Bidang Lahan Tol Jogja di Prambanan Belum Ada Kepastian
“Untuk detailnya masih kita himpun sehingga belum bisa memastikan dimana saja titik yang terparah,” katanya.
Ndaru mengungkapkan kondisi sekarang ini masih terpantau mendung. Adapun perkembangan air juga sudah mulai surut.
“Kalau tidak hujan, pada siang hari sudah bisa surut. Tapi, kalau hujan lagi maka genangan bisa bertambah. Mudah-mudahan bisa segera terkendalikan,” katanya.
Meski ada sejumlah titik genangan air, tapi Ndaru memastikan belum ada laporan kobran jiwa dalam peristiwa ini. “Semoga tetap aman dan kerugian material bisa ditekan sekecil mungkin,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Bapanas mencatat penyaluran CBP mencapai 1,65 juta ton hingga Agustus 2026 untuk menjaga pasokan dan mengendalikan harga beras.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
DPRD Jogja menyoroti digitalisasi bansos dan potensi tumpang tindih anggaran dengan Dindukcapil terkait Identitas Kependudukan Digital.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 23 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Kebakaran melanda rumah adat Sade di Lombok Tengah, Sabtu malam. Petugas pemadam dikerahkan dan penyebab kebakaran masih diselidiki.