Advertisement
Pekan Depan, Labuhan Kraton Kembali Digelar di Parangkusumo

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL — Upacara Labuhan Kraton Ngayogyakarta pada tahun ini akan kembali diperingati pada 21 Februari atau bertepatan dengan 30 Rajab. Acara ini merupakan peringatan tahunan.
Acara ini merupakan pemaknaan dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME) atas keselamatan yang diperoleh oleh rakyat Jogja. Serta permohonan doa kepada Tuhan YME agar sang Sultan, Kraton, dan rakyat DIY dilindungi dari marabahaya.
Advertisement
Acara ini akan dimulai dengan seserahan berupa sesajen dari Pemerintah Ageng Kraton yang dititipkan ke Kapanewon Kretek dan diterima oleh Bupati Bantul melalui ritual Pasrah Panampi. Uba rampe tersebut kemudian akan dibawa ke Pendopo Parangkusumo kemudian diserahkan kepada juru kunci.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan, Markus Purnomo Adi, menyebut bahwa upacara ini memiliki potensi dalam pariwisata meskipun tidak signifikan.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Tempat Kencan Romantis di Jogja untuk Rayakan Valentine
“Karena dilaksanakan di hari sibuk, meskipun dapat mengundang sejumlah wisatawan untuk datang melihat, tetapi jumlahnya tidak banyak,” kata Markus, Kamis (16/2/2023).
Menurutnya potensi wisatawan justru kebanyakan dari generasi yang sudah berusia 40 tahun ke atas.
Sementara terkait dengan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa didapat dari upacara adat tersebut, dia mengungkapkan jumlah perbandinganya lebih tinggi jika dihitung dari akhir pekan ke akhir pekan. “Ada pengaruhnya, karena kalau tidak ada orang juga tidak datang. Tapi enggak banyak seperti PAD mingguan,” ujar Markus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Senator Amerika Serikat Berpidato 25 Jam, Kecam Presiden Trump
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kedua Lebaran, 2.000 Kendaraan Masuk Malioboro Per Jam
- Ingin ke Malioboro Hari Ini, Perhatikan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin Berikut Ini
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
Advertisement
Advertisement