Anggaran Droping Air Gunungkidul Dipangkas, Ini Dampaknya
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta, distribusi turun. BPBD siaga hadapi kemarau panjang.
Kondisi salah satu pintu ruang kelas di SDN Candi Baru 1 di Kalurahan Jatiayu, Karangmojo yang jebol dan gedungnya nyaris ambruk. Rabu (21/2/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Kondisi tiga kelas di SD Negeri Candi Baru 1 di Dusun Kerdon, Jatiayu, Karangmojo sangat memprihatinkan. Selain pintu kelas ada yang jebol, atap ruangan juga nyaris ambruk lantaran kuda-kuda penyangga patah.
Kerusakan gedung tiga kelas di sekolah ini sudah terlihat secara kasat mata. Atap terlihat melengkung dan salah satu ruang kelas disangga menggunakan tiang kayu sebagai pengganti kuda-kuda yang patah.
Selain itu, enternit ruang kelas juga sudah mulai pada ambrol, gedung retak-retak hingga pintu kelas ada yang jebol. Kerusakan ini sudah terjadi sejak tiga tahun lalu, tapi hingga sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan.
Kepala SDN Candi Baru 1 Winarna mengatakan, sejak gedung untuk tiga kelas rusak sudah dilakukan upaya pengajuan perbaikan. Namun sampai saat ini belum juga diperbaiki.
“Sudah dilakukan survei dari dinas, tetapi belum diperbaiki. Setiap tahun, kami sudah mengajukan upaya perbaikan,” kata Winarna saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/2/2023).
BACA JUGA: Atap Sekolah Ambruk Tewaskan Siswa di Gununungkidul
Menurut dia, kondisi gedung sangat berbahaya karena nyaris ambruk. Untuk keamanan, para siswa yang total berjumlah 58 anak dilarang mendekat ke gedung ini.
Adapun siswa yang terdampak mulai dari kelas 1,2 da 4 untuk sementara dipindahkan ke ruang lain seperti Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Perpustakaan dan ruang kelompok kerja guru (KKG).
“Jelas tidak representatif untuk belajar karena lokasinya sempit. Kami berharap segera ada perbaikan sehingga proses belajar mengajar bisa kembali normal,” katanya.
Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, sudah melihat kondisi SDN Candi Baru 1 yang sangat memprihatinkan. Menurut dia, kerusakan sudah bisa dilihat dari kejauhan karena atap bangunan melengkung. “Coba kalau tidak ada tiang penyangganya. Mungkin sudah ambruk,” katanya.
Dia berharap kepada dinas pendidikan segera mengambil tindakan karena pengajuan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus juga belum dapat direalisasikan. “Harus segera diperbaiki, apalagi ini sekolah negeri. saya sudah lihat ke lokasi dan kondisinya memang memprihatinkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta, distribusi turun. BPBD siaga hadapi kemarau panjang.
Julian Quinones mencetak satu gol dan satu assist saat Meksiko menyingkirkan Ekuador dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vietnam mulai menerapkan denda hingga Rp34 juta bagi penyebar hoaks dan konten terlarang di media sosial mulai 1 Juli 2026.
Justin Bieber dikabarkan belum berencana menggelar tur untuk album Swag meski penampilannya di Coachella 2026 mencuri perhatian.
Juli 2026 menghadirkan hujan meteor, galaksi Bima Sakti, purnama rusa, hingga pertemuan planet yang bisa diamati dari Indonesia.
Mbappe pecahkan rekor Ronaldo Nazario saat Prancis menyingkirkan Swedia 3-0 dan semakin dekat mengejar rekor gol Lionel Messi.