Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Tanah ambles berbentuk lingkaran atau lubang atau sering disebut sinkhole muncul di ladang milik Sugiyanto, warga Dusun Sumberan, Kenteng, Ponjong, Gunungkidul./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tanah ambles berbentuk lingkaran atau lubang atau sering disebut sinkhole muncul di ladang milik Sugiyanto, warga Dusun Sumberan, Kenteng, Ponjong, Gunungkidul. Di sekitar lokasi telah dipasangi garis polisi.
Fenomena ini muncul pertama kali pada 19 Februari 2023 lalu. Pada awalnya, tanah yang ambles hanya kecil tapi dikarenakan hujan yang terus turun, lubang semakin luas.
Kepala Dusun Sumberan, Ika Apriyani mengatakan sinkhole yang muncul membuat warga khawatir. Sebab, lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga.
"Memang berada di ladang, tapi lokasinya hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumah warga," kata Ika saat dihubungi wartawan, Minggu (26/2/2023).
Menurut dia, kekhawatiran warga ini bukan tanpa alasan karena luas lubang terus bertambah. Diperkirakan diameter sinkhole sudah mencapai tujuh meter.
"Pada awalnya masih kecil, tapi sekarang sudah bertambah. Untuk kedalamannya antara dua hingga tiga meter," ungkapnya.
BACA JUGA: Mario Dandy Satriyo Lulusan SMP di Jogja, Begini Kesaksian Para Guru tentang Perilakunya
Ika memastikan dampak dari tanah ambles ini baru sebatas tanaman padi gogo yang rusak karena ikut lenyap seiring munculnya fenomena tersebut. Kejadian ini juga sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib maupun tim dari BPBD Gunungkidul.
Di sekitar lokasi juga sudah dipasang garis polisi. Warga pun diimbau untuk tidak mendekati lubang.
"Sudah dicek sekalian pasang garis polisi. Mudah-mudahan segera ada langkah untuk penanganan," katanya.
BACA JUGA: Rusak Akibat Proyek Tol Jogja-Bawen, Ruas Jalan Tempel-Dekso Akan Ditingkatkan Kapasitasnya
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono, saat dikonfirmasi belum bisa berkomentar secara mendetail. Ia baru menerjunkan personel guna mengecelokasi kejadian.
Purwono mengakui fenomena sinkhole bukan hal yang baru karena sudah biasa terjadi, khususnya pada musim hujan.
"Di kawasan karst sudah biasa. Tapi, harus tetap waspada. Saat ada amblesan warga diminta tidak beraktivitas di sekitar lokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.
Sejarah pajak ternyata sudah ada sejak sekitar 3.000 SM di Mesir Kuno. Begini cara Firaun memungut pajak berdasarkan lahan dan hasil panen.
Ingin membeli HP bekas? Simak cara membandingkan prosesor Snapdragon, Dimensity, dan Exynos berdasarkan generasi, CPU, GPU, AI, hingga kondisi perangkat.