Harga Cabai Bantul Terjun Bebas, Petani Cuma Bisa Impas
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja memperkuat moderasi keberagaman para pengampu kebijakan di level kemantren. Upaya ini dianggap penting untuk pembangunan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Jogja yang dikenal terdiri dari elemen masyarakat yang multikultural.
Kepala Kemenag Kota Yogyakarta Nadhif mengatakan, program moderasi beragama tidak hanya menjadi tugas Kementerian Agama saja. Melainkan perlu melibatkan berbagai komponen masyarakat, utamanya di level kemantren yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
"Pemahaman terhadap moderasi beragama juga tidak hanya berhenti kepada ASN atau pejabat pemerintah saja, melainkan perlu menjangkau masyarakat yang lebih luas," ujarnya, Selasa (28/2/2023).
BACA JUGA : Guru di Jogja Diminta Ajarkan soal Moderasi Beragama
Nadhif menyebut, inti dari moderasi beragama yakni berupa kumpulan nilai yang akan ditinggalkan kepada generasi mendatang. Nilai keberagaman dan menghargai perbedaan akan mendukung keharmonisan dalam kehidupan antar umat beragama.
"Narasi-narasi seperti itu yang coba kita angkat dan ajak diterapkan serta terus digaungkan oleh perangkat kewilayahan di kelurahan maupun kemantren," katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jogja Budi Santosa menyebut, dengan luas wilayah yang relatif sempit Kota Jogja memiliki keragaman yang komplet. Jogja juga sering disebut sebagai miniatur Indonesia, sehingga perlu sinergisitas berbagai elemen untuk menjaga kehidupan yang harmonis.
"Keragaman dapat menjadi integrating force yang mengikat kemasyarakatan, tetapi juga dapat menjadi penyebab terjadinya benturan antar budaya, antar ras, etnik, agama dan antar nilai-nilai hidup,” kata Budi.
BACA JUGA : Wujudkan Toleransi di DIY, Tokoh Lintas Agama Hadiri Dialog
Budi menyampaikan bahwa peran dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kantor Kemenag, Forum Kewaspadaan Dini Potensi Konflik Bersama TKDPD setempat maupun pemangku Kemantren/Kelurahan harus dimaksimalkan untuk memperkuat nilai dan moderasi keberagaman di wilayah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.