RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Proses pelepasan cincin dari jari Ndarboy oleh petugas pemadam kebakaran di kantor BPBD Bantul, Rabu (1/3/2023) malam /dok.BPDB Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang musisi asal Bantul yang banyak melantunkan lagu-lagu berbahasa Jawa, Ndarboy mendatangai kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul.
BACA JUGA: Damkarmat BPBD Bantul Evakuasi Ular Sanca Sepanjang 4 Meter
Pria yang memiliki nama asli Helarius Daru Indrajaya itu mendatangi Damkarmat karena cincin yang melekat dijarinya tidak bisa dilepas.
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan Ndarboy datang atas arahan dari anggota Palang Merah Indonesia (PM)I Bantul pada Rabu (1/3/2023) lalu.
“Kedatangan Ndarboy karena cincin di jarinya tak bisa lepas. Cincin sudah lama terpasang sampai jarinya membengkak,” katanya, Kamis (2/3/2023).
Proses pelepasan cincin yang melekat di jari manis kanan Ndarboy, lanjut Irawan, tidak membutuhkan waktu lama. Berbekal gerinda mini dan tang, para personel pun memotong cincin dengan sangat berhati-hati agar yang bersangkutan tidak mengalami luka atau kesakitan.
“Sekitar 10 menitan selesai, karena bahan emas jadinya empuk,” ujarnya.
Dikutip dari akun Instagram Damkarmat Bantul, Ndarboy mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang telah melepaskan cincin dijarinya yang tak bisa dilepas hingga jari manis kanannya membengkak.
“Sampai abuh [bengkak] ini, akhirnya cincinku mleyok,” katanya.
Ia pun sempat melontarkan candaan setelah cincinnya berhasil dilepas dari jarinya. “Ojo nikah meneh. Cincin e wae sik diganti, bojone tetep (Jangan menikah lagi, cincinya saja yang diganti, istrinya tetap),” guraunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran kandang bebek di Boyolali diduga akibat korsleting listrik. Sebanyak 2.500 ekor bebek mati dan kerugian ditaksir Rp100 juta.
Bocah berusia 4 tahun berhasil dievakuasi setelah terjebak selama empat jam di lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji regrouping 9 SD negeri yang kekurangan murid agar layanan pendidikan lebih efektif dan efisien.
Lapas Cipinang menegaskan penempatan Razman Nasution di Blok E dilakukan berdasarkan hasil asesmen kesehatan, bukan perlakuan khusus.
Pengamat ekonomi UMY menjelaskan gaji Rp8 juta bukan garis kemiskinan, melainkan batas administratif kategori MBR untuk program perumahan pemerintah.