Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
ilustrasi curanmor. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual siomai nekat mencuri sebuah motor di Kalurahan Margomulyo, Kabupaten Seyegan, beberapa waktu lalu. Aksi pelaku ketahuan pemilik motor dan sempat ditangkap warga.
Kapolsek Seyegan, AKP Mujiyanto, menjelaskan pelaku berinisial S, 28, warga asal Purbalingga, Jawa Tengah. “Pencurian tersebut dilakukan tersangka S pada Jumat [3/3/2023] lalu, sekira pukul 21.45 WIB,” ujarnya, Senin (6/3/2023).
Ia menceritakan kejadian ini bermula ketika korban, Wongso, 22, sedang makan di sebuah warung bersama temannya. Korban memarkirkan motor sekitar 5 meter dari tempatnya makan. “Motor tersebut dalam posisi di standar dan kunci masih berada di sepeda motor,” katanya.
Tiba-tiba korban mendengar suara motornya dinyalakan dan dibawa pergi. Korban pun berusaha meneriaki pelaku sekaligus mengejarnya. “Mengejar sejauh kurang-lebih 200 meter, dibantu warga. Pelaku berhasil dikejar dan bisa diamankan warga,” ungkapnya.
Setelah polisi datang ke lokasi, S dibawa ke Polsek Seyegan untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Hasil pemeriksaan, tersangka sehari hari bekerja sebagai penjual siomai di depan Indomart Jalan Magelang dan mengontrak di daerah Pajangan, Bantul,” kata dia.
BACA JUGA: Mario Dandy Satrio dan Shane Resmi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya!
Pelaku juga mengaku sebelumnya melakukan pencurian bersama temannya yang berhasil melarikan diri. “Modus operandinya, tersangka melakukan pencurian dengan cara mencari sasaran sepeda motor yang kuncinya tertinggal dengan cara menyisir di sepanjang jalan,” ujarnya.
Adapun teman pelaku yang melarikan diri saat ini masih dalam pengejaran polisi. Atas perbuatannya, S disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina