Api Misterius di Seyegan: Kamera Termal UGM Temukan Titik Suhu Tinggi
Tim UGM menduga api misterius di Seyegan, Sleman, dipicu gas metana yang mencemari air dan terlepas saat berinteraksi dengan oksigen.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Sabtu (11/3 - 2023). Dok Twitter @TRCBPBDDYI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pascaerupsi Gunung Merapi, Yogyakarta International Airport (YIA) terus memantau pergerakan angin dan sebaran abu vulkanik di bandara.
Hingga kini belum ada penerbangan domestik maupun internasional yang mengalami perubahan rute di YIA karena erupsi Merapi.
General Manager YIA, Agus Pandu Purnama menerangakan pihaknya terus memantau potensi abu vulkanik di area bandara Adi Sutjipto dan YIA. Dia menjelaskan berdasarkan arah angin, sebaran abu vulkanik tidak terlalu luas.
"Abu vulkanik sejak kemarin kami sudah pantau dari arah angin dan sebarannya itu tidak terlalu luas. Jadi jarak jangkauannya itu tidak terlalu luas," kata dia, Senin (13/3/2023).
Kendati demikian Pandu menerangkan pemantauan arah angin akan tetap dilakukan pasca erupsi ini. "Kami tetap memantau arah angin. Kalau arah angin ke barat, kita masih aman," ujarnya.
BACA JUGA: Jadwal Kereta Bandara YIA Senin 13 Maret 2023
Pandu mencatat ada perubahan pergerakan arah angin pasca erupsi Gunung Merapi tepatnya pada Senin pagi. Perubahan arah angin terjadi dari yang semula ke barat daya menjadi ke timur. "Tetapi ke timur itu juga kita aman karena bandara Adi Sutjipto adanya di selatan," jelasnya.
"Insyaallah kalau dilihat dari jarak sebarannya menurut BMKG, karena upper wind-nya di atas itu dikembalikan anginnya justru ke utara. Jadi pada saat ini muncul kemudian dikembalikan lagi ke utara. Jadi insyallah sebarannya, radiusnya tidak telah besar," tambahnya.
Lebih lanjut Pandu menegaskan hingga saat ini pengujian paper test di dua bandara yakni YIA maupun Adi Sutjipto nihil abu vulkanik. "Dengan hasil negatif ini penerbangan operasional tetap aman terkendali," lanjutnya.
Pengujian paper test, kata Pandu, bakal dilakukan setiap erupsi terjadi. Observasi tersebut dilakukan untuk memastikan penerbangan di bandara aman. "Setiap ada erupsi pasti kami lakukan paper test. Ini kan sebagai supaya preventif untuk meyakinkan penerbangan aman," tegasnya.
Di sisi lain, Pandu juga menegaskan tidak ada penerbangan yang mengalami perubahan rute atau jalur penerbangan akibat erupsi kali ini. Termasuk rute penerbangan internasional yang disebutkan Pandu aman tidak mengalami gangguan "Tidak ada [perubahan rute] karena di jalur itu tetap aman," ujarnya.
"Kami memang selalu monitor dari penerbang yang datang dan pergi. Ini juga selalu komunikasi dengan AirNav, menginformasikan rute-rute tersebut masih aman," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim UGM menduga api misterius di Seyegan, Sleman, dipicu gas metana yang mencemari air dan terlepas saat berinteraksi dengan oksigen.
Penelitian ungkap self-connection dan intuisi berkaitan dengan kebahagiaan serta kesejahteraan mental lebih tinggi.
Satgas Mitigasi PHK segera rapat bahas daerah terdampak PHK. Pemerintah siapkan langkah tekan dampak global.
Penelitian ungkap memasak minimal seminggu sekali dapat menurunkan risiko demensia hingga 30% pada lansia.
Veda Pratama finis ke-16 di debut Moto3 Hungaria 2026 meski kena penalti. Simak hasil lengkap balapan.
Vivo V70 Lite resmi meluncur dengan baterai 6500mAh, layar AMOLED 120Hz, dan harga mulai Rp5 jutaan.