Advertisement

Diduga Stres, PNS di Bantul Tewas Gantung Diri

Yosef Leon
Jum'at, 17 Maret 2023 - 12:17 WIB
Bhekti Suryani
Diduga Stres, PNS di Bantul Tewas Gantung Diri Ilustrasi mayat - Ist/Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL — Pria berinisial K, 57, seorang aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di salah satu kampus negeri di Jogja ditemukan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri di kediamannya di Desa Wonokromo, Pleret Bantul, Kamis (16/3/2023) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, korban diduga bunuh diri akibat stres lantaran hendak pensiun dari pekerjaannya. Insiden itu pertama kali diketahui oleh Muslikhah yang merupakan tetangga korban. Pada pagi harinya, korban masih terlihat duduk-duduk di teras sekitar pukul 09.00 Wib.

Advertisement

"Korban masuk ke dalam rumah sekitar pukul 12.30 Wib. Saksi mata sudah mendapati korban sudah dalam kondisi leher tergantung menggunakan sarung di pintu kamar ketika memasuki rumah," ujarnya, Jumat (17/3/2033).

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada petugas Polsek Pleret. Aparat lantas mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan. Lewat pemeriksaan itu, keluarga korban membeberkan bahwa Khasanudin memang mengalami stres atau depresi. 

BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Terdiri dari Enam Seksi dan Dibangun Simultan

"Pada bulan November tahun lalu korban diketahui juga sempat mencoba bunuh diri dengan meminum racun serangga. Padahal dirinya Juni nanti pensiun sebagai staf kampus," kata Jeffry. 

Dia menambahkan, K diketahui juga memiliki gangguan psikologis. Korban disebut rutin menjalani pengobatan dan kontrol psikiater pada salah satu rumah sakit di Bantul. Pada tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kemungkinan sudah meninggal 2-4 jam sebelum ditemukan oleh saksi. 

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut, serta tidak menginginkan adanya upaya otopsi," pungkas Jeffry. 

Catatan Redaksi:

Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Alihkan Kuota Haji Reguler ke Furoda, Kemenag Disebut Sembrono

News
| Kamis, 20 Juni 2024, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja, Pasar Beringharjo Gudangnya Makanan Legendaris

Wisata
| Selasa, 18 Juni 2024, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement