1001 Pembatik Akan Membatik Serentak di Malioboro, Kadin DIY Bidik Generasi Muda
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Pemudik tujuan Jakarta menunggu keberangkatan bus di terminal Giwangan pada arus balik Lebaran yang jatuh pada Minggu (8/5/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah DIY mulai mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan jutaan pemudik maupun wisatawan ke Jogja saat libur Lebaran nanti.
Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi (BKJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diprediksi akan ada 5,8 juta orang pemudik di DIY. Kepala Dishub DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan Dishub DIY berkoordinasi dengan Polda DIY, serta Dishub Kabupaten/Kota di DIY untuk menyiapkan manajemen lalu lintas untuk menyambut pemudik.
Untuk pengendalian lalu lintas, Dishub DIY mengandalkan Area Traffic Control System (ATCS). Hingga saat ini ada satu ATCS yang telah mengandalkan Artificial Intelligence (AI) sehingga pengendalian lalu lintas dapat beroperasi secara langsung. “Dia sudah bisa membaca karakteristik arus, dari sisi panjang tundaan sudah bisa membuat siklus, jadi siklusnya perlengan itu berapa, itu bisa menyesuaikan,” ucapnya, Senin (20/3/2023).
Dishub bekerja sama dengan Polda DIY akan melakukan pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2023 melalui sejumlah posko patroli yang akan didirikan di sejumlah titik.
Sejumlah ruas jalan dengan rawan longsor, rawan macet dan rawan kecelakaan pun akan diinformasikan ke warga. Ni Made menyampaikan berdasarkan studi, ada 10 daerah rawan kecelakaan di DIY. Dia pun berharap dengan dipublikasikan informasi tersebut, masyarakat dapat menghindari daerah rawan tersebut ketika mudik atau balik pada Lebaran tahun ini.
Untuk daerah rawan longsor, Ni Made menyampaikan ada sejumlah titik di Piyungan dan Kulonprogo. “Nanti kita publish harapannya masyarakat bisa menghindari ruas-ruas atau jalur-jalur itu,” ucapnya.
Terkait manajemen lalu lintas telah disiapkan di sejumlah ruas jalan, salah satunya di Jalan Patuk-Terong. Kerusakan jalan yang ada di ruas jalan tersebut membuat Dishub DIY melarang kendaraan besar melintas. Untuk kendaran ukuran besar dari Heha Sky yang akan melintas ke arah Mangunan dapat melintasi Jalan Imogiri Timur.
Dishub DIY pun akan mengupayakan menempatkan sejumlah petugas di titik rawan kecelakaan tersebut. Selain itu, sejumlah rambu dan marka jalan akan ditempatkan di daerah tersebut.
Untuk menjamin keamanan pemudik dalam berkendara, Ni Made mengatakan kendaraan umum di DIY juga telah dilakukan ramp check atau inspeksi keselamatan beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya
PKH tahap 4 2026 segera memasuki periode Oktober-Desember. Simak cara daftar lewat Perlinsos Digital, syarat, nominal, dan cara cek status.
Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar.
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.