PSS Sleman Kalah 3-1 dari Garudayaksa FC, Ini Jalannya Pertandingan
PSS Sleman kalah 3-1 dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kevin Gomes mendapat kartu merah pada babak pertama.
Ilustrasi mayat korban mutilasi. Pelaku mutilasi di Sleman sudah ditangkap. Dia bekerja di usaha persewaam tenda/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaku mutilasi seorang perempuan berinisial A di sebuah penginapan di Jalan Kaliurang, Pakem, Sleman, bekerja di usaha persewaan tenda. Pelaku ditangkap di Temanggung di rumah keluarganya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol. Nuredy Irwansyah Putra mengatakan penyidik masih menggali segala informasi dari pelaku.
Pelaku ditangkap pada Selasa (21/3/2023) siang di Temanggung. Dari keterangan Nuredy, pelaku mutilasi yang dibekuk ini berusia sekitar 23-24 tahun. "Pelaku ditangkap di rumah keluarganya," ujarnya.
"Tidak ada perlawanan sama sekali."
Sementara ini, polisi menyebut pelaku sebagai pelaku tunggal atas kejahatan mutilasi ini. Nuredy mengatajan sebelumnya pelaku tinggal di suatu mes. Mes tersebut disediakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang jasa usaha persewaan tenda.
"Jadi pekerjanya tinggal di mes itu, di mes itu, di Ngemplak [Sleman]. Pekerjaannya adalah mengurus tenda," tambahnya.
BACA JUGA: Cerita Ayah Korban Mutilasi di Sleman Lihat Jasad Anaknya: Mengerikan
Sebelum memutilasi, pelaku datang ke penginapan di daerah Pakem pada Sabtu (18/3/2023) pukul 13.00 WIB. Pelaku check in di wisma itu untuk jangka waktu enam jam dengan membayar uang sebesar Rp60.000.
"Setelah masuk pukul 13.00 WIB, pelaku kemudian keluar lagi di sekitar pukul 14.00 WIB. Jadi enggak lama sekitar satu jam, keluar lagi," jelasnya.
Tak berselang lama, antara pukul 15.00 WIB atau 16.00 WIB, pelaku kembali lagi ke wisma. Dia memperpanjang masa sewa, yang semula enam jam diperpanjang lagi hingga enam jam berikutnya.
"Pada saat itu pelaku datang lagi di sekitar pukul 15.00 WIB atau 16.00 WIB, hasil keterangan dari penjaga wisma, kemudian pelaku itu datang dengan seorang wanita," jelasnya.
Setelah masuk, pelaku tidak keluar lagi. Penjaga penginapan mengatakan pelaku saat itu membawa sepeda motor. Akan tetapi selanjutnya pada Minggu (19/3/2023) pukul 02.00 WIB, penjaga wisma sudah tidak melihat lagi kendaraan yang dibawa pelaku. Diduga pelaku sudah tidak berada di wisma pada waktu tersebut. "Kendaraan pelaku sudah tidak ada lagi di tempat," terangnya.
"Di hari Minggu keesokan harinya, penjaga menanyakan kepada pelaku dengan mengetok pintu, bertanya apakah kamar diperpanjang atau tidak lagi," lanjutnya.
Lantaran tidak menerima jawaban, penjaga lantas mengintip dari jendela. Dari situ penjaga penginapan melihat kepala tergeletak di lantai kamar mandi dan terlihat ada bercak darah di situ.
"Kemudian penjaga menghubungi pemilik wisma dan kemudian kamar dibuka secara paksa, terlihatlah korban tergeletak di kamar mandi dengan kondisi yang sangat mengenaskan," jelasnya.
Polisi saat ini telah menyita sejumlah barang bukti dari kasus mutilasi di Sleman, di antaranya berupa pisau jenis komando, pisau kater, dua buah gunting, satu buah gergaji dan sejumlah bukti lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 3-1 dari Garudayaksa FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kevin Gomes mendapat kartu merah pada babak pertama.
Polisi menangkap lima tersangka pembunuhan pria di bangunan bekas dapur SPPG Kendal. Kasus bermula dari perselisihan saat pesta miras.
Komdigi memeriksa laporan dugaan kebocoran data 5,7 juta akun pelanggan Fore dan menyiapkan sanksi jika ditemukan pelanggaran UU PDP.
OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Jogja menghadirkan inovasi mahasiswa bidang sains, teknologi, agama, dan riset.
Abrasi menghilangkan laguna Pantai Trisik Kulonprogo. Kunjungan wisatawan terus menurun, sementara warga beralih mengandalkan pertanian.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.