Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan DPUPKP Kulonprogo telah melakukan survei jalan dalam rangka persiapan jalur mudik Hari Raya Idulfitri tahun ini.
Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Johan Rinto Damar Jati mengatakan bahwa Kabupaten Kulonprogo merupakan perlintasan utama pengguna jalan saat arus mudik lebaran. “Kulonprogo ini menjadi jalur utama pintu masuk DIY dari sisi barat. Nah, pada dasarnya jalan yang akan dilewati untuk mudik lebaran di wilayah Kulonprogo ini baik. Namun demikian untuk jalan nasional Jogja-Wates-Purworejo ada perbaikan yang akan berakhir pada Oktober 2023,” kata Johan dalam rilis video yang diterima Harianjogja.com, Selasa (28/3/2023).
Jalan Nasional yang sedang diperbaiki, kata dia, dimulai dari Kapanewon Sentolo atau sebelah utara simpang empat Ngelo; titik kedua ada di jalan Wates-Jogja atau di Kalurahan Giripeni. Jalan tersebut nantinya akan diupayakan dibuka tanpa sistem buka-tutup.
Dia menjelaskan bahwa 15 hari sebelum Lebaran, akses sepanjang Jogja-Purworejo khususnya dari jembatan Bantar Sentolo hingga Pasar Glaeng dapat digunakan dua lajur. “Sedangkan terkait Jalur Jalan Lintas Selatan [JJLS] itu ada jembatan yang tidak dapat dilalui [Jembatan Glagah]. Tetapi kami sudah membuat petunjuk arah. Jadi nanti pemudik dari arah Purworejo masuk ke Jogja lewat JJLS menuju Pasar Glaeng dan kami arahkan belok kiri masuk jalan nasional,” katanya.
BACA JUGA: Dipadukan dengan Alat Musik Jogja, Angklung Segera Tampil Lagi di Teras Malioboro
Sementara pemudik dari Jogja menuju luar daerah yang lewat JJLS, ketika sampai simpang tiga Brosot Kapanewon Galur akan kami alihkan menuju jalur tengah yang tembus ke simpang tiga toyan masuk jalan nasional lalu lurus ke Purworejo.
Johan menjelaskan jalan yang diprediksi rawan padat kendaraan berada di simpang empat demen. Titik kepadatan arus lalu lintas lain berada di simpang lima Karangnongko atau simpang tiga Terminal Wates. Karena itu Polres juga akan mendirikan pos pam di simpang tiga terminal tersebut.
“Lalu jembatan Glagah kan tidak dapat dilewati, maka nanti kami alihkan belok kiri atau ke utara lewat jalan nasional. Nah, di simpang itu nanti ada banyak kendaraan, tapi kami udah menempatkan personil di titik-titik rawan padat,” ucapnya.
“Pos pelayanan terpadu juga kami dirikan di Temon. Ada dua tenda. Satu tenda untuk piket, satu lain adalah tenda untuk pemudik istirahat ketika dalam perjalanan,” lanjutnya.
Berkaitan dengan jalan berlubang di sepanjang jalan di Galur menuju Puskesmas Wahyuharjo, Johan mengatakan bahwa Polres telah berkoordinasi dengan Dishub dan DPUPKP untuk menindaklanjuti agar 15 sebelum libur lebaran sudah ditambal.
Lebih lanjut Johan mengatakan jalan di sisi Utara Kulonprogo akan didirikan pos pam sebagai antisipasi keramaian lalu lintas dari Jogja menuju Magelang maupun Magelang ke Kulonprogo.
Di lain pihak, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kulonprogo, Sukirno mengatakan bahwa Dishub akan membuat posko tersendiri di depan kantor Dishub untuk memonitor arus lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik