Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana konfrensi pers Polda DIY terkait penangkapan pelaku mutilasi di Pakem, Sleman pada Rabu (22/3/2023)./ Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, SLEMAN–Heru Prasetyo, 23, tersangka kasus mutilasi dengan korban AI, 34, menjalankan aksi kejamnya lantaran dikejar utang pinjaman online (pinjol). Namun di luar itu, tersangka juga memiliki ide memutilasi karena sering menonton video Youtube dan membersihkan atau mbeteti ikan.
Hal ini disampaikan Wadir Reskrimum Polda DIY, AKBP K. Tri Panungko, saat menyampaikan hasil pemeriksaan psikologi tersangka mutilasi, di Polda DIY, Senin (3/4/2023). Adapun pemeriksaan psikologis dilakukan pada Selasa (28/3/2023) oleh ahli psikologi forensik.
Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya gangguan psikologis pada diri pelaku. "Tersangka pernah disuruh bapaknya untuk belajar ngaji, tapi dia tidak bisa kemudian mungkin jadi beban. Dia hanya lulusan SD," kayanya.
Motif tersangka membunuh korban yakni untuk menguasai hartanya dengan tujuan melunasi utang pinjol. Kemudian tersangka memutilasi korban untuk menghilangkan jejak dengan berencana membuang potongan tubuh korban ke septictank tetapi gagal.
Namun jauh sebelum itu, tersangka diketahui kerap menonton video Youtube yang berisi cara melumpuhkan orang. Selain itu dia juga biasa mbeteti atau membersihkan ikan. Latar belakang ini lah yang membuatnya mendapatkan gagasan gila tersebut.
BACA JUGA: Wuih! Dalam Sekejap, 10 Ton Sembako Ludes saat Pasar Murah
"Dia sering mbeteti iwak, motong ikan itu, jadi dari pengalaman motong-motong nyeseti ikan itu mungkin menjadi pengalamannya dia dalam proses pelatihan melakukan tindak pidana itu. Ikan gabus, dia memotong ikan, ya itu jadi pengalaman dia lah," ungkapnya.
Meski demikian, polisi memastikan tersangka baru kali ini menjalankan aksinya. Polisi juga tidak menemukan adanya catatan pidana lainnya dari tersangka. "Dia baru sekali ini melakukan tindak pidana," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Mau beli HP lipat? Jangan hanya melihat RAM dan kamera. Chipset ikut menentukan multitasking, kamera, gaming, AI, dan efisiensi.
Tidar DIY memperkuat kaderisasi anak muda melalui Tunas 3 dan Musda untuk menyiapkan calon pemimpin serta menjaga persatuan di Jogja.
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras
Konser MAMAMOO Jakarta 19 September 2026 batal. RBW memastikan seluruh tiket dikembalikan penuh setelah situasi aktivitas vulkanik.
iOS 27 rilis 14 September. Simak daftar iPhone yang mendapat update serta perangkat yang bisa menggunakan Siri AI.