Cahaya Pradipta Jadi Juara Sayembara Gerbang Perbatasan DIY 2026
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Ilustrasi pekerjaan informal/Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyebut di sektor pekerjaan warga Jogja lebih suka pada pekerjaan-pekerjaan kreatif, sehingga berbeda dengan daerah lain yang lebih ke industrialisasi atau pekerjaan formal.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya saat menerima kedatangan tim Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di Kantor Wali Kota Jogja, Selasa (4/4/2023). Menurutnya industri yang ada di Jogja kebanyakan skala rumah tangga.
"Karena karakter itulah, kerja kreatif masyarakat orientasinya ke pekerjaan informal. Membuat Kota Jogja kesulitan pembukaan lapangan kerja. Sehingga yang kami dorong wirausaha," katanya.
Oleh karena itu, ketersediaan coworking space di Kota Jogja terus digenjot. Saat ini, kata Sekda, sudah banyak coworking space, ruang terbuka yang sesuai dengan karakter mandiri dan informal. Sehingga jika Jogja dibaca terkait dengan penyediaan lapangan kerja, industri besar tidak ada.
"Jogja ini bahkan banyak yang pekerja kreatif skala internasional, tapi kerja di rumah pakai celana pendek, sarungan, ini yang banyak terjadi. Tidak ada kantor, tidak ada outlet, tapi di situ mengendalikan banyak proses," jelasnya.
Industri kreatif ini menurutnya menjadi kekuatan, didukung dengan karakter pendidikan dan karakter anak muda. Dilihat dari sisi pekerjaan cukup sulit didata karena industrinya rumahan.
BACA JUGA: Waduh...Honorer Pemkab Bantul Tidak Dapat THR
"Sudah didirikan Pusat Desain Industri Nasional (PDIN), tempat nongkrong orang yang kerjamandiri. Ini kami siapkan tempat nongkrong dengan berbagi fasilitas yang ada," tuturnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan upaya Pemkot menggenjot sektor pekerjaan adalah dengan mengkontekstualisasikan, sehingga ada korelasi dengan kepentingan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.