Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, KULONPROGO—Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo diketahui paling terdampak tol Jogja YIA di wilayah Kulonprogo. Warga mencemaskan sulitnya mencari tanah pengganti untuk ditinggali.
Tim Persiapan Pengadaan Lahan untuk proyek tol Jogja YIA telah menggelar konsultasi publik hari pertama di Kalurahan Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo pada Selasa (4/4/2023). Lurah Banguncipto, Boiran mengatakan terdapat lima padukuhan yang terkena proyek tol Jogja YIA seperti Padukuhan Ploso, Bantarejo, Banaran Lor dan Banaran Kidul, serta Bantar Kulon, Bantar Rejo.
“Total ada 536 undangan untuk menghadiri konsultasi publik yang dibagi dalam tiga hari. Kebanyakan yang terkena proyek tol itu tanah warga, kendati ada sedikit tanah kas desa di Banaran Lor dan sultan gorund di pinggir Kali Papah,” kata Boiran ditemui di Balai Kalurahan Banguncipto pada Selasa (4/4/2023).
Jelasnya, Kalurahan Banguncipto menjadi wilayah yang paling terdampak proyek jalan tol Jogja YIA mengacu pada luasan tanah yang dibutuhkan mencapai 567.826 meter persegi dengan 536 bidang tanah. Terlebih exit toll juga akan dibuat di Padukuhan Bantar Kulon.
Boiran meminta agar warga terdampak tol mendapat ganti rugi yang menguntungkan. Hal tersebut penting karena menurutnya kerugian yang dialami warga bukan hanya materil, namun juga immaterial.
“Mencari tanah lagi untuk mendirikan rumah itu tidak mudah juga. Ada uang, tapi tidak ada tanah ya sulit juga. Selain itu juga harga material akan naik mengingat pembangunan tol akan dilakukan,” lanjutnya.
Dukuh Banaran Kidul, Slamet Ngatijo yang menjadi warga terdampak tol, mengatakan rumah dan pekarangan seluas 1.300 meter persegi terdampak tol. Sebab itu, Slamet terpaksa harus mencari tempat tinggal baru.
BACA JUGA: Waduh...Honorer Pemkab Bantul Tidak Dapat THR
“Di Padukuhan Banaran Kidul ada 71 bidang yang terkena proyek tol. Saya sendiri terkena juga. Rumah dan pekarangan seluas sekitar 1.300 meter persegi milik saya itu habis,” kata Slamet ditemui di Balai Kalurahan Banguncipto pada Selasa (4/4/2023).
Boiran menambahkan terdapat satu makam besar bernama Sayom juga terdampak proyek tol. Dia berharap agar tim persiapan pengadaan lahan dapat mencarikan lahan pengganti untuk makam tersebut.
Warga lain, Mari, 48 mengaku tidak dapat menolak proyek tol tersebut. Mari berharap ganti rugi atas rumah dan tanah warisan dapat sepadan dalam arti menguntungkan warga.
“Terdampak tol kan berarti saya harus pindah rumah. Cari tanahnya juga tidak mudah. Terlebih tetangga saya juga akan berbeda,” kata Mari ditemui di Balai Kalurahan Banguncipto pada Selasa (4/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.