BNNP DIY Bongkar Modus Sabu dalam Speaker, Mahasiswa Dibekuk
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Ilustrasi pintu jalan tol. Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen di DIY akan dilengkapi rest area khas Jogja./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Tiga rest area akan dibangun di jalan tol yang melintasi DIY, yakni Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen. Tiga rest area yang bisa diakses pengguna jalan umum itu akan menampung pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY Krido Suprayitno mengatakan ada tiga rest area di sepanjang jalan tol yang melewati DIY. Ketiganya adalah Rest Area Bokoharjo di Tol Jogja Solo, Rest Area Banyurejo di Tol Jogja Bawen, dan Rest Area Balecatur di Tol Jogja Solo Seksi 3 atau dikenal sebagai Tol Jogja Yogyakarta International Airport (YIA).
"Rest area tersebut akan memprioritaskan pelaku UKM setempat sehingga di situ tumbuh pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya, Rabu (5/4/2023).
Tak seperti rest area lain di Indonesia yang hanya bisa dimasuki dari jalan tol, tiga res area di DIY juga akan bisa diakses oleh pengguna jalan umum. Rest area tersebut akan dibangun di lahan seluas minimal empat hektare. Jumlah UMKM yang bisa menempati rest area di jalur Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen masih dikaji.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Dibuka Fungsional Mulai 15 April 2023 Bersama 10 Tol Lainnya untuk Mudik
Krido mengharapkan pelaku UKM dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. “UMKM yang masuk rest area akan diseleksi dan harus memenuhi standar, jangan sampai merusak fasilitas tol. Rest area di DIY adalah rest area yang berada di luar tol sehingga bisa dinikmati pengguna jalan non-tol,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DIY, Srie Nurkyatsiwi, mengatakan rest area di Tol Jogja Solo dan Tol Jogja Bawen akan memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. "Tidak semua UMKM masuk sana, harus lolos kurasi. Apakah rest area itu akan berbayar atau gratis harus didiskusikan terlebih dahulu,” katanya.
Srie mengatakan Dinas Koperasi dan UKM DIY masih menyiapkan pelaku UMKM agar dapat memasarkan produk mereka dengan baik di rest area. Saat ini ada sekitar 350.000 UMKM yang tercantum dalam dalam Sibakul, aplikasi pusat data dan pengembangan UMKM DIY.
“Kami akan siapkan mereka terlebih dahulu, bukan hanya orangnya tetapi juga produknya. Kami juga akan melihat tarffic pengunjung di rest area dan potensi kekuatan ekonomi di sana seperti apa," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.