DIY Siap Sapu Bersih Kejahatan Jalanan, Satgas Khusus Dibentuk
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Suasana penumpang di Terminal Jombor pada Rabu (5/4/2023)/Harian Jogja- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN–Beberapa pekan menjelang Lebaran, sejumlah perantau di DIY perlahan mulai pulang kampung. Memasuki masa libur yang lebih awal ketimbang para pekerja, Terminal Jombor dipadati penumpang pulang kampung yang kebanyakan mahasiwa.
Staf Pengelola Terminal Jombor, Nunung Setia Nugraha menerangkan aktivitas Terminal Jombor sudah mulai mengalami peningkatan. Peningkatan penumpang ini datang dari kalangan mahasiwa yang kebanyakan sudah mulai memasuki masa libur.
"Sudah mulai ada peningkatan. Khususnya yang para mahasiwa. Paling banyak tujuannya Sumatra. Palembang, Lampung, Jambi," terangnya pada Rabu (5/4/2023).
Puncak arus mudik di Terminal Jombor diprediksi baru terjadi di H-7 lebaran. Pada waktu-waktu itu kemungkinan bakal ada bus tambahan ketika bus reguler milik agen telah beroperasi semua. "Bus tambahan 20-40," ujarnya.
Sementara arus balik, diprediksi Nunung bakal terjadi mulai H+3 Lebaran. Dijelaskan Nunung, momen arus balik di Terminal Jombor bisa lebih ramai dibanding dengan arus mudiknya. Menurutnya hal itu dapat terjadi karena banyaknya perantau yang kembali ke Jogja menggunakan angkutan lebaran yang disediakan Kementerian.
Ramainya arus balik di Terminal Jombor juga diduga terjadi lantaran momen mahasiwa dan pekerja yang balik ke Jogja secara bersamaan. Beda dengan kondisi arus mudik saat ini, dimana banyak mahasiwa yang mulai pulang kampung di pekan ketiga ramadan.
Staf Bagian Informasi Terminal Jombor, Ria Rahmawati saat ini jumlah bus yang menaikan dan menurunkan penumpang di Terminal Jombor masih berkisar di 80-90 setiap harinya dan 100 bus di akhir pekan. Saat ini penumpang didominasi mahasiwa yang ingin pulang kampung ke luar Jawa.
BACA JUGA: Mengapa Pemda DIY Kekeh Stadion Mandala Krida Tidak Rusak?
Di awal ramadan rata-rata Terminal Jombor disambangi 1.800 penumpang. Jumlah tersebut mencakup keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Sementara pada pekan ini jumlah penumpang mengalami sedikit penumpang. Senin lalu jumlah penumpang telah mencapai 2000 orang yang datang ataupun pergi via Terminal Jombor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Presiden Prabowo mengganti pimpinan BGN setelah evaluasi 1,5 tahun. SOP, tata kelola, dan kualitas makanan MBG menjadi sorotan.
SPMB SMA-SMK Bantul 2026 mulai tahap input data. Kuota SMA dan SMK negeri mencapai 9.216 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.
Psikolog mengungkap penyebab sindrom pasca-haji. Jamaah haji bisa mengalami kerinduan mendalam pada Tanah Suci akibat pengalaman spiritual yang kuat.
Layvin Kurzawa resmi meninggalkan Persib Bandung usai BRI Super League 2025/2026. Eks PSG itu menyampaikan pesan emosional untuk Bobotoh.
Prasetyo Hadi memastikan pergantian pimpinan BGN tidak menghambat Program Makan Bergizi Gratis meski jadwal pelantikan belum diumumkan.