Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN– Rendahnya minat generasi milenial untuk terjun di bidang pertanian menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sleman. Melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Pemkab bertekad untuk mengembangkan SDM pertanian.
Kepala DP3 Sleman Suparmono mengatakan Pemkab akan mengembangkan sumber daya manusia di sektor pertanian dengan membina anak-anak muda menjadi petani milenial. "Para pemuda atau pemudi berusia 19 - 39 tahun yang berjiwa milenial dan tertarik di bidang pertanian dan atau yang telah bergerak di bidang pertanian, akan kami kuatkan menjadi young agri prenuer," katanya, Kamis (13/4/2023).
Hingga April 2023, lanjut mantan Kepala Dinas Pariwisata Sleman ini, tercatat sebanyak 850 petani milenial di wilayah Sleman. Para petani milenial ini tersebar di 17 Kapanewon dengan jumlah terbesar berada di Kapanewon Prambanan dan Kalasan sebesar 13% sementara jumlah terkecil di Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan hanya sebesar 5%.
Dari segi gender, lanjutnya, jumlah petani milenial laki-laki sebanyak 71,75% sedangkan jumlah petani milenial perempuan baru sebanyak 28,25% saja. Untuk strata pendidikan, petani milenial yang menempuh pendidikan tinggi (diploma dan sarjana) sebanyak 29,875%, sedangkan 67,625% lainnya masih menempuh pendidikan atau lulus pendidikan SMP dan SMA.
Subsektor hortikultura, lanjut Pram, merupakan subsector yang paling banyak digeluti petani milenial yaitu sebanyak 34,75%. Disusul subsector tanaman pangan sebesar 20,62% dan subsector lainnya sepertu olahan, pemasaran, jasa, sebesar 14,87%. "Untuk subsector peternakan sebesar 10,87 persen, subsector pemanfaatan pekarangan (7,62 persen), subsector perikanan (6,625 persen), dan subsector perkebunan (4,625 persen)," katanya.
Pram mengatakan, untuk menumbuhkan minat generasi muda untuk berwirausaha di bidang pertanian, DP3 akan menggencarkan berbagai kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Di antaranya yaitu Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda serta Pelatihan Agribisnis bagi Petani Milenial.
"Tujuannya untuk mencetak petani sebagai young agri preneur (pengusaha muda pertanian) yaitu petani yang mampu untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi peluang-peluang pasar yang ada dan bernilai tinggi dengan memanfaatkan sumber daya pertanian yang dimiliki dengan cara yang fleksibel dan inovatif. Tidak hanya ahli dalam proses produksi mereka juga memiliki kemampuan manajerial usaha yang visioner berorientasi hasil," paparnya.
Menurutnya, penguasaan pertanian pintar dengan dukungan petani pintar akan menjadi andalan untuk menumbuh-kembangkan agroprenuer. Konsep tersebut diharapkan bisa menjadikan pertanian menjadi sektor yang menarik bagi kaum milenial dan menguntungkan. "Less works and make more money. Keberhasilan usaha petani milenial diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi milenial untuk terjun berwirausaha di bidang pertanian dan berkontribusi nyata dalam pembangunan dibidang pertanian," katanya.
Oleh karenanya, kata Pram, penguatan dan pengembangan petani milenial menjadi young agri preneur perlu didukung oleh semua unsur. "Konsep pentahelix dimana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu bersinergi, berkoordinasi serta berkomitmen menjadi kunci utama keberhasilan dan keberlanjutan program," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.