Hadapi Musim Hujan, Pemkot Jogja Diminta Petakan Sungai Rawan Banjir
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menetapkan Idulftri jatuh pada Sabtu (22/4/2023) berdasarkan sidang isbat yang dilakukan pada Kamis (20/4/2023).
Keputusan ini beda dengan yang ditetapkan Muhammadiyah yang sudah sejak lama menetapkan Lebaran jatuh pada Jumat (21/4/2023).
Menyikapi perbedaan itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, menyampaikan sejumlah imbauan terkait dengan perbedaan tersebut.
“Masyarakat perlu tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, toleransi dalam menyikapi perbedaan hari atau pelaksanaan salat hari raya tersebut,” ucapnya, Kamis.
Dalam menyelenggarakan salat Idulfitri di DIY, Nurhuda menyampaikan ada 1.117 lokasi yang terdata. Untuk Kota Jogja pelaksaan diselenggarakan di Alun-Alun Selatan, Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Agung Syuhada serta sebagian lokasi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.