DBD di Jogja Tercatat 83 Kasus, Warga Diminta Waspada
Kasus DBD di Jogja mencapai 83 hingga awal Oktober 2026. Dinkes memperkuat PSN dan mengingatkan warga mewaspadai musim hujan.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menetapkan Idulftri jatuh pada Sabtu (22/4/2023) berdasarkan sidang isbat yang dilakukan pada Kamis (20/4/2023).
Keputusan ini beda dengan yang ditetapkan Muhammadiyah yang sudah sejak lama menetapkan Lebaran jatuh pada Jumat (21/4/2023).
Menyikapi perbedaan itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, menyampaikan sejumlah imbauan terkait dengan perbedaan tersebut.
“Masyarakat perlu tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, toleransi dalam menyikapi perbedaan hari atau pelaksanaan salat hari raya tersebut,” ucapnya, Kamis.
Dalam menyelenggarakan salat Idulfitri di DIY, Nurhuda menyampaikan ada 1.117 lokasi yang terdata. Untuk Kota Jogja pelaksaan diselenggarakan di Alun-Alun Selatan, Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Agung Syuhada serta sebagian lokasi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD di Jogja mencapai 83 hingga awal Oktober 2026. Dinkes memperkuat PSN dan mengingatkan warga mewaspadai musim hujan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.
Google merilis Gemini 4 Argon secara global untuk pengembang, perusahaan, dan pelanggan berbayar. Simak harga API, fitur, dan akses gratis terbatas.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong penguatan City of Festival untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja di usaha lokal.
Kenali lima keterampilan mengemudi mobil, mulai dari parkir di ruang sempit, menghadapi tanjakan, menjaga jarak, memeriksa blind spot, hingga menangani ban boco