Data Desil Bansos Bermasalah, DPRD Kota Jogja Minta Pemutakhiran dan Skema APBD
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menetapkan Idulftri jatuh pada Sabtu (22/4/2023) berdasarkan sidang isbat yang dilakukan pada Kamis (20/4/2023).
Keputusan ini beda dengan yang ditetapkan Muhammadiyah yang sudah sejak lama menetapkan Lebaran jatuh pada Jumat (21/4/2023).
Menyikapi perbedaan itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Nurhuda, menyampaikan sejumlah imbauan terkait dengan perbedaan tersebut.
“Masyarakat perlu tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, toleransi dalam menyikapi perbedaan hari atau pelaksanaan salat hari raya tersebut,” ucapnya, Kamis.
Dalam menyelenggarakan salat Idulfitri di DIY, Nurhuda menyampaikan ada 1.117 lokasi yang terdata. Untuk Kota Jogja pelaksaan diselenggarakan di Alun-Alun Selatan, Masjid Gedhe Kauman dan Masjid Agung Syuhada serta sebagian lokasi lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Desil Timbul, tukang becak Kulonprogo, masih tercatat 9 menurut lurah. Sebelumnya BPS menyebut desilnya telah turun menjadi 3.