Tiang PJU Jogja Diusulkan Jadi Smart Pole, Ini Manfaatnya
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja mengimbau juru parkir dan pedagang kaki lima untuk tidak menaikkan tarif di luar batas ketentuan yang telah diatur Pemkot Jogja selama musim libur Lebaran 1444 H.
Anggota Forpi Kota Jogja Baharuddin Kamba menyampaikan selama Lebaran 2023 kali ini diperkirakan wisatawan yang memasuki Jogja terutama kawasan Malioboro akan meningkat sehingga ada potensi terjadi aksi nuthuk.
“Karena itu, perlu ada pengawasan, tindakan secara tegas bagi yang melanggar dan perlu adanya komitmen bersama antar para juru pakir dan PKL untuk tidak nuthuk harga,” ucapnya, Minggu (23/4/2023).
Menurut Kamba, citra Jogja sebagai kota wisata akan rusak ketika jukir dan PKL menaikkan tarif di luar batas wajar. Kondisi yang bisa membuat wisatawan akan kapok berkunjung kembali ke Jogja.
“Jangan berikan toleransi kepada oknum juru parkir dan PKL yang terbukti melakukan aksi nuthuk,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Thai Honda meluncurkan New Honda Monkey EX Custom Edition bergaya balap BAJA di Thailand dengan harga 121.900 baht atau sekitar Rp66 juta.
Wisata jip Gumuk Pasir Parangtritis menawarkan tiga paket mulai Rp400.000, lengkap dengan rute pantai, offroad dan dokumentasi gratis.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Tiga HP rugged untuk pemadam kebakaran dengan sertifikasi IP68, IP69K dan MIL-STD-810H, serta pilihan baterai hingga 25.500 mAh.
TikTok dan ByteDance setuju membayar denda US$400 juta atau Rp7,05 triliun di AS terkait dugaan pelanggaran privasi data anak.