Layanan PDAM Kota Jogja Masih 30 Persen, Sanitasi Jadi Tantangan
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja mengimbau juru parkir dan pedagang kaki lima untuk tidak menaikkan tarif di luar batas ketentuan yang telah diatur Pemkot Jogja selama musim libur Lebaran 1444 H.
Anggota Forpi Kota Jogja Baharuddin Kamba menyampaikan selama Lebaran 2023 kali ini diperkirakan wisatawan yang memasuki Jogja terutama kawasan Malioboro akan meningkat sehingga ada potensi terjadi aksi nuthuk.
“Karena itu, perlu ada pengawasan, tindakan secara tegas bagi yang melanggar dan perlu adanya komitmen bersama antar para juru pakir dan PKL untuk tidak nuthuk harga,” ucapnya, Minggu (23/4/2023).
Menurut Kamba, citra Jogja sebagai kota wisata akan rusak ketika jukir dan PKL menaikkan tarif di luar batas wajar. Kondisi yang bisa membuat wisatawan akan kapok berkunjung kembali ke Jogja.
“Jangan berikan toleransi kepada oknum juru parkir dan PKL yang terbukti melakukan aksi nuthuk,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.