Advertisement
Pembangunan SMP Negeri 1 Wates Telan Anggaran Rp14 M
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan SMP Negeri 1 Wates, Kabupaten Kulonprogo dilanjutkan setelah sempat terhenti ketika Pandemi Covid-19. Sejak tahun 2018 sampai 2023, total anggaran mencapai Rp14 miliar.
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan bahwa pembangunan SMP tersebut telah menginjak tahun ke tiga dengan menyedot anggaran pembangunan fisik gedung tahun 2023 mencapai Rp6,5 miliar.
Advertisement
“Rencana pembangunan itu kan beberapa tahun, karena anggarannya kan bertahap. Pembangunan sudah sejak 2018. Hanya saja mulai dari tahun 2020, 2021, dan 2022 berhenti karena tidak ada anggaran. Ada refocusing untuk penanganan Pandemi Covid-19,” kata Arif dihubungi pada Selasa (25/4/2023).
Arif menambahkan progres pembangunan telah mencapai 40% dari keseluruhan bangunan. Arif mentargetkan pembangunan gedung selesai pada tahun 2024.
“Sekarang ini baru pembangunan gedung yang ke tiga. Jadi itu kan ada sayap kanan, kiri, dan gedung kelas lagi. Rencananya gedung yang sedang dibangun ini untuk ruang kelas sebelah Timur,” katanya.
Jelasnya, perlengkapan yang ada masih dapat dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Karena itu, pembangunan gedung menjadi prioritas utama.
“Tahun 2024 kan targetnya untuk gedung selesai dibangun. Kalau ada satu tahun lagi mungkin untuk menambah kelengkapan seperti gerbang dan sebagainya. Paling cepat dua tahun berarti baru bisa selesai. Itu juga mengandaikan keuangan Pemerintah Daerah mencukupi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menko Airlangga Bantah Pagar Laut 30 Kilometer di Tangerang Terkait PSN PIK 2
Advertisement
Bali Masuk 20 Besar Destinasi Wisata Terbaik di Asia Tahun 2025
Advertisement
Berita Populer
- Terdampak SE dari Pemerintah Pusat, Proyek Infrastruktur di Bantul Baru Bisa Dimulai Mei 2025
- Bantah Memberangus Serikat Pekerja, Tarumartani Pekerjakan Kembali Karyawan Sempat di-PHK
- 3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Kaliurang Sleman, Tabrak Toko hingga ATM
- Harga Cabai Rawit Merah di DIY Diklaim Mulai Turun, Operasi Pasar Dinilai Tak Efektif
- Taman Lalu Lintas Jogja Terus Berbenah Agar Lebih Inklusif
Advertisement
Advertisement