Bansos Dibekukan, 252 Warga Gunungkidul Bikin Pernyataan Berhenti Judi Online
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
Ilustrasi pengangguran/Pixabay
Harianjogja.com, Gunungkidul–Kabupaten Gunungkidul belum bisa lepas dari predikat miskin. Kendati demikian, untuk masalah pengangguran, Gunungkodul masuk yang terendah di wilayah DIY.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul di 2022, angka pengangguran mencapai 2,08%. Jumlah ini jauh dibawah rataan DIY yang mencapai 4,06%.
Kepala BPS Gunungkidul, Rintang Awan Eltribakti mengatakan angka kemiskinan di Gunungkidul masih tinggi, mencapai 15,86%. Meski demikian, tidak semua urusan di Bumi Handayani menjadi paling banyak di DIY.
Ia mencontohkan, angka pengangguran jauh berada di bawah rata-rata DIY. Adapun tren jumlah pengangguran di Gunungkidul juga terus menurun setiap tahunnya.
Eltri mengungkapkan, angka pengangguran di Gunungkidul sempat mengalami kenaikan. Pada 2020 jumlah pengangguran mencapai 2,16% namun setahun kemudian, pada 2021 jumlahnya bertambah menjadi 2,20%. Setahun berikutnya angka pengangguran kembali turun menjadi 2,08% di 2022.
“Pandemi corona sangat memberikan pengaruh, tapi dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi juga ikut berdampak terhadap berkurangnya pengangguran di Gunungkidul,” katanya, Kamis (27/4/2023).
Ia mengakui pengangguran di Gunungkidul paling rendah di DIY. Adapun konsep dalam penghitungan terhadap angka penganggurangan tidak melihat jenis pekerjaan baik di sektor formal maupun non formal.
Pasalnya, lanjut Eltri, konsep bekerja di BPS adalah minimal satu jam berturut-turut setiap harinya. “Jadi bisa bekerja sendiri atau membantu orang tua menyelesaikan pekerjaan secara rutin juga sudah dianggap bukan sebagai orang yang menganggur,” katanya.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Tauviq Nur Hidayat mengatakan, penanganan masalah pengangguran juga melibatkan balai latihan kerja. Keberadaan BLK dimanfaatkan untuk meningkatkan keahlian warga Gunungkidul untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Jadi ada kolaborasi agar pencari kerja asal Gunungkidul memiliki kompetensi yang baik,” katanya.
Untuk mengurangi pengangguran, Tauviq mengakui juga sering memberikan informasi tentang lowongan pekerja melalui laman resmi yang dimiliki. Selain itu, juga ada kerja sama dengan SMK dalam bursa kerja agar para lulusan bisa terserap sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
“Setiap ada lowongan pasti kami umumkan melalui laman resmi yang kami miliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Quang Hai absen membela Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera pergelangan kaki. Kim Sang-sik memanggil Minh Khoa.