Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Ilustrasi IKD./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menargetkan sedikitnya 25% warga di wilayahnya sudah terintegrasi di layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program ini merupakan digitalisasi berbagai macam identitas melalui ponsel mulai dari KTP, KK, SIM dan lain sebagainya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengimbau kepada warga Bantul yang memiliki ponsel untuk mengunduh aplikasi IKD dan mendaftar.
“Target kita 25 persen warga sudah bisa mendaftar ke program IKD, kami akan perbanyak sosialisasi agar warga paham,” ujarnya Minggu (7/5/2023).
BACA JUGA: Mahasiswa Ramai-Ramai Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Dukcapil Goes to Campus UGM
Untuk tahap awal jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMD sudah mendaftar ke layanan itu. Bagi warga yang ingin mendaftar bisa mengunduh aplikasi KID dan meminta pendampingan kepada petugas Disdukcapil atau kapanewon untuk melakukan aktivasi.
“Sekarang kan eranya sudah digital semua dan tidak zaman lagi kemana-mana bawa banyak dokumen. Makanya yang punya smartphone bisa unduh dan mendaftar,” katanya.
Bambang menambahkan IKD tidak hanya memuat KTP saja. Akan tetapi dokumen lain seperti Kartu Keluarga, NPWP, BPJS, maupun kartu vaksin. Program ini dinilainya memudahkan administrasi warga yang selama ini kerap mengeluhkan tentang ribetnya administrasi kependudukan di Indonesia.
Dengan adanya IKD ke depan diharapkan tak ada lagi syarat administrasi dalam bentuk fotokopi dokumen. Pasalnya, seluruh dokumen kependudukan ada dalam satu genggaman.
Kendati demikian, masyarakat yang tidak memiliki gawai atau ponsel tidak perlu khawatir apabila tidak dapat mengakses IKD. Bagi masyarakat yang betul-betul belum dapat layanan itu tetap bisa menggunakan KTP atau dokumen fisik lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan di Malioboro, Tugu, dan Ringroad Utara Sleman. Simak rute lengkap aksi damai driver online.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 dibuka di Manding, Gilangharjo, dan Wukirsari. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.