Advertisement

Pelunasan Bipih Diperpanjang, Masih Ada 453 Calhaj DIY yang Belum Lunas

Stefani Yulindriani Ria S. R
Rabu, 10 Mei 2023 - 19:17 WIB
Arief Junianto
Pelunasan Bipih Diperpanjang, Masih Ada 453 Calhaj DIY yang Belum Lunas Ilustrasi. - Reuters.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Agama (Kemenag) memperpanjang waktu pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini dari 5 Mei 2023 menjadi 12 Mei 2023. Hinggi kini, tercatat masih ada 453 calon haji DIY yang belum melunasi Bipih. 

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag DIY, Aidi Johansyah menyampaikan dari dari 3.404 jemaah calon haji tahun ini, jumlah yang telah melunasi ada 2.951 jemaah. Sementara sisanya, 453 jemaah haji yang belum lunas. 

Advertisement

Jumlah jemaah yang belum lunas, kata dia, terbagi atas jemaah di Kota Jogja sebanyak 91 orang, Kabupaten Bantul 118 orang, Kabupaten Kulonprogo ada 30 orang, Kabupaten Gunungkidul ada 35 orang, dan Kabupaten Sleman ada 179 orang. 

BACA JUGA: Alhamdulillah! Tahun Ini, Indonesia Dapat Jatah Tambahan 8.000 Kuota Haji

Oleh sebab itu, Aidi mengimbau agar jemaah haji dapat melakukan penulasan dengan segera. “Untuk semua jemaah yang masuk kuota mohon untuk segera melunasi, sehingga kepastian berangkatnya bisa disiapkan lebih baik lagi,” katanya, Rabu (10/5/2023).

Tahun ini, jamaah haji dari DIY akan diberangkatkan dalam sembilan kloter. Kloter pertama akan mulai masuk asrama pada 9 Juni 2023, dan akan berangkat pada 7 Juni 2023.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tujuh Pelaku Penggelapan Kendaraan Bermotor Jaringan Internasional Ditangkap Bareskrim Polri

News
| Kamis, 18 Juli 2024, 19:37 WIB

Advertisement

alt

Gemar Wisata Horror? 7 Tempat Angker di Asia Ini Bisa Masuk Travel List

Wisata
| Rabu, 17 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement