Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Foto ilustrasi suasana posko PPDB. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kulonprogo jenjang SD dan SMP akan dimulai. Kini, calon peserta didik yang tinggal diperbatasan dengan Padukuhan lain dapat diprioritaskan ke sekolah terdekat.
Kepala Diskdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo ada dua perubahan pelaksanaan PPDB SD dan SMP tahun. Pertama soal zonasi bina lingkungan sekolah dan yang kedua terkait bobot nilai tambahan di jalur prestasi.
"Zonasi yang kami tekankan pada di dalam PPDB tahun ini adalah ketika satuan pendidikan itu memprioritaskan anak di dusun atau perbatasan dusun di mana satuan pendidikan itu berada, itu mendapatkan prioritasĺ untuk bisa masuk di sekolah itu," terangnya pada Jumat (2/6/2023).
BACA JUGA : Jalur Bina Lingkungan PPDB di Kulonprogo Tak Dibatasi Kuota
Dalam pasal 14 ayat (3) Perbup. Kulonprogo No. 53/2023, zona bina lingkungan diperuntukan bagi peserta didik yang berdomisili di lingkungan sekitar satuan pendidikan wilayah Padukuhan/rukun warga yang sama dengan lokasi satuan pendidikan. Selain itu zona bina lingkungan sekolah juga diperuntukan bagi calon peserta didik yang berdomisili di lingkungan sekitar satuan pendidikan dengan radius paling jauh 300 meter.
Dengan aturan ini, calon siswa yang tinggal di luar Padukuhan/RW yang berbeda dengan sekolah yang dituju, namun dekat dengan sekolah terbuat bisa ikut diprioritaskan. Mereka tidak harus mendaftar di sekolah yang satu wilayah dengan domisili yang mungkin justru jauh dari rumah.
Para calon peserta didik bisa memilih lokasi sekolah yang paling dekat dengan wilayahnya di zona bina lingkungan ini, tentunya dengan aturan radius paling jauh 300 meter. Disebutkan dalam Perbup, calon peserta didik yang masuk pada zona lingkungan sekolah wajib diterima oleh satuan pendidikan.
Perubahan lain yang bakal diterapkan pada PPDB tahun ini di Kulonprogo mencakup soal peningkatan bobot nilai prestasi. Baik prestasi akademik maupun non-akademik, pada PPDB tahun ini mendapatkan porsi yang lebih besar.
BACA JUGA : Sekolah di Kulonprogo Kekurangan Murid, Kebanyakan
"Sekolah itu harus memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik ketika mereka mempunyai prestasi-prestasi, baik itu prestasi non-akademik maupun akademik. Non-akademik itu bisa olahraga, bisa seni, bisa keagamaan, bisa hal-hal yang berkaitan dengan kemanusian dan seterusnya itu kami hargai. Lebih besar porsinya dari tahun-tahun sebelumnya," tegasnya.
PPDB jenjang SD dan SMP tahun ini akan dibuka mulai 12 Juni 2023. Pelaksanaanya dilakukan serentak yang mencakup zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.