Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi kampus/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menduduki peringkat ketiga sebagai universitas swasta terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh Scimago Institutions Rankings.
Kategori yang digunakan dalam pemeringkatan tersebut antara lain adalah kualitas publikasi, jumlah kolaborasi internasional, dan inovasi serta penciptaan paten yang berdampak pada sosial dan kemasyarakatan.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAJY, Suyoto, menjelaskan lebih dari 100 judul publikasi diajukan dalam kurun waktu 2021-2022. Jumlah tersebut adalah hasil dari proses peningkatan yang terus terjadi sejak 2016 yang dimulai dari 19 judul, kemudian di tahun 2017 menghasilkan 81 judul, dan puncaknya saat pandemi 100 judul.
“Paling dekat, saya berharap bisa 150 judul per tahun karena dalam satu semester sebenarnya dosen boleh mengajukan dua judul. Apalagi UAJY punya dua bentuk publikasi yaitu jurnal dan seminar. Semoga tahun berikutnya minat sivitas akademika semakin naik untuk mau membuat publikasi dan terindeks di jurnal yang bergengsi seperti Scopus misalnya,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (14/6/2023).
LPPM UAJY pun selama ini telah menyediakan wadah bagi civitas academica UAJY, baik bagi dosen maupun mahasiswa untuk berlatih menerbitkan publikasi. Jurnal Atma Inovasi (JAI) merupakan salah satu sarana awal bagi dosen maupun mahasiswa yang ingin berlatih melakukan penelitian dan menulis ilmiah yang kemudian dikemas sebagai sebuah jurnal.
Selain itu, mulai Juni 2023, LPPM UAJY memulai program baru yaitu SENAPAS yang berupa seminar pelatihan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Keberadaan SENAPAS diharapkan semakin memotivasi dosen maupun mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah maupun publikasi.
“LPPM sudah menyediakan tempat, insentif, dana, pelatihan, dan terutama sistem. Jadi, seharusnya tidak ada kesulitan lagi untuk menghasilkan karya ilmiah yang punya manfaat bagi masyarakat dan tentu bisa mengharumkan nama UAJY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
Presiden Prabowo menyiapkan 1.000 perwira TNI-Polri ke daerah untuk memperkuat edukasi dan pencegahan karhutla.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.