Faskes Gunungkidul Masih Kekurangan Dokter Spesialis
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta (tengah) meninjau pembangunan IPA Seropan di Kalurahan Gombang, Ponjong, Kamis (15/6/2023)./Harian Joga-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Proyek Instalasi Pengolahan Air (IPA) Seropan di Kalurahan Gombang, Ponjong mulai dikerjakan. Proyek dengan total biaya pembangunan mencapai Rp37,7 miliar ini ditarget selesai pada 18 Desember 2023 mendatang.
Pengerjaan proyek diawali peletakan batu pertama pembangunan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, Kamis (15/6/2023). Diharapkan dengan tambahan fasilitas ini dapat menambah jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan pelaksanaan pembangunan IPA seropan ditangani langsung oleh Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) DIY.
Pelaksanaan merupakan usulan pembangunan yang diajukan oleh Pemkab Gunungkidul. “Lahan yang digunakan milik PDAM. Kami hanya membantu dalam upaya pemerataan. Selanjutnya setelah jadi akan dimanfaatkan untuk masyarakat di Gunungkidul,” katanya, Kamis sore.
BACA JUGA: Dinilai Belum Standar, Lokasi Pembangunan IPA Seropan Diperluas
Dia menjelaskan, total pembangunan IPA mencapai Rp37.799.002.540. Adapun rinciannya, sebanyak Rp24.100.600.000 untuk bangunan instalasi pengolahan berkapasitas 100 liter per detik.
Selain itu, ada juga kegiatan pembangunan prasarana IPA senilai Rp12.606.597.105,9 dan biaya konsultas pengawasan Rp1.091.805.435 miliar. Nanang menjelaskan, untuk bangunan pendukung terdiri dari rumah jaga, pondasi beton IPA, atap pelindung, rumah pompa, panel, genset, pagar pengaman, mekanikal elektrik hingga jalan.
“Pengerjaan selama 210 hari dan ditarget selesai pada 18 Desember 2023,” katanya.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharto mengatakan, pembangunan IPA Seropan berkapasitas 100 liter per detik merupakan upaya meningkatkan layanan air bersih di masyarakat. Pada awalnya, pembangunan yang diajukan sebesar 200 liter per detik, tapi baru diakomodasi separuhnya. “Kami berharap kekurangannya bisa dilanjutkan di tahun depan,” katanya.
Toto menambahkan, selain untuk meningkatkan kualitas layanan, juga dipegunakan dalam rangka perluasan jangkauan akses air bersih ke masyarakat. Diharapkan tambahan produksi ini dapat dinikmati warga di Kapanewon Semanu, Rongkop, Ponjong, Semin hingga Ngawen. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dengan baik,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, pembangunan IPA Seropan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat. Sebelum adanya pembangunan ini, sudah ada kapasitas pengelolaan air bersih sebesar 90 liter per detik.
Hanya saja, sambung dia, pengelolaan air belum optimal dikarenakan masih ada keluhan berkaitan dengan air keruh pada saat musim hujan. “Dengan tambahan pengelolaan 100 liter per detik, maka keluhan warga tentang air keruh bisa teratasi. Selain itu, kapasitas layanan juga semakin diperluas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.