Advertisement
Kuota PPDB Jalur Afirmasi dan Bina Lingkungan di Kulonprogo Terpenuhi
Sekolah, PPDB / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dua jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kulonprogo, jalur afirmasi dan bina lingkungan telah terpenuhi. Masih tersisa tiga jalur lagi, jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua yang akan dibuka pada Senin (19/6/2023).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan bahwa kuota jalur afirmasi dan bina lingkungan terpenuhi di hampir semua sekolah baik SD maupun SMP di Kulonprogo. Berbeda dengan jenjang SMP, pendaftaran jenjang SD dilakukan dengan datang langsung ke sekolah yang dituju.
Advertisement
BACA JUGA: PPDB Kulonprogo Terapkan Zonasi Bina Lingkungan, Ini Penjelasan Dinas
“Baik jalur afirmasi maupun jalur bina lingkungan itu hampir terpenuhi semuanya. Kalau yang bina lingkungan kan memang prioritas,” kata Arif dihubungi pada Minggu (18/6/2023).
Begitupun juga dengan jalur afirmasi yang menurut Arif sudah jelas terpenuhi dari sisi kuota. Kata dia, jalur tersebut banyak digunakan oleh pelajar dari keluarga yang masuk dalam data kemiskinan terpadu.
“Afirmasi itu jalur yang banyak digunakan calon siswa dari keluarga yang masuk di data kemiskinan terpadu. Mereka bisa masuk sepanjang kuota jalur afirmasi masih mencukupi,” katanya.
Arif menambahkan terkait jalur zonasi PPDB tingkat sekolah dasar (SD) paling sedikit 80 persen, sedangkan SMP paling sedikit 65 persen. Total untuk jenjang SD, terdapat 225 sekolah dengan jumlah kursi tesedia sekitar 6.000 pelajar.
BACA JUGA: Jalur Bina Lingkungan PPDB di Kulonprogo Tak Dibatasi Kuota
Lebih jauh, Arif memprediksi kuota pelajar di beberapa SMP di Kapanewon Girimulyo, Samigaluh, dan Kokap tidak akan terpenuhi menyusul lulusan SD di tiga wilayah tersebut hanya sedikit.
“Jumlah lulusan SD di tiga kapanewon terebut sedikit. Jadi akan terjadi kekurangan pelajar. Apabila terdapat kekurangan siswa baru di satuan pendidikan, tidak serta merta akan dilakukan regruping. Karena diperlukan kajian yang komprehensif dalam rencana regrup,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
- Sleman Siapkan Rp30 Miliar Bangun Gedung Baru Perpustakaan Daerah
- Lurah Bohol Gunungkidul Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Korupsi APBKal
- Kebakaran Bank BPD DIY KCP Wirobrajan, Dana dan Data Nasabah Aman
Advertisement
Advertisement








