Advertisement
Berada di Kawasan Exit Toll Bokoharjo, Taman Wisata Opak Mulai Dibangun Fasilitas
Kawasan Wisata Taman Opak yang berada di pinggiran Sungai Opak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kawasan Bokoharjo, Prambanan, Sleman diperkirakan akan menjadi salah satu wilayah yang bermunculan pusat perekonomian baru seiring keberadaan tol Jogja Solo ruas Klaten-Purwomartani. Mengingat exit toll ini berada di Kawasan Kalurahan Bokoharjo yang terhubung dari Simpang Susun Purwomartani.
Sejumlah kampung pun bersiap menggali potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya Padukuhan Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman yang secara geografis berada di sisi utara exit toll Bokoharjo. Pedukuhan ini mengembangkan Wisata Taman Opak yang berada di pinggiran Sungai Opak dan terhubung dengan muara Selokan Mataram.
Advertisement
BACA JUGA : Jalan Prambanan-Gayamharjo Terkoneksi Ruas Tol Jogja
Warga sekitar mengelola Kawasan ini menjadi destinasi wisata melalui pendampingan dari Universitas Islam Indonesia (UII). Sejumlah fasilitas pun dibangun, di antaranya jembatan yang berada di atas Embung di pinggiran Kali Opak, pendopo, gazebo dan berbagai fasilitas lainnya. Melalui pengelolaan ini, harapannya menjadi salah satu pilihan masyarakat sebagai destinasi seiring beroperasinya tol Jogja Solo ke depan.
“Diharapkan bisa menggantikan destinasi wisata yang sudah ada, karena nanti di sini akan dilewati exit toll lewat Bokoharjo. Kemudian 2024 akan dibangun jalan tembus dari Prambanan Lemahabang sampai ke Prambanan, jadi membelah gunung,” kata Panewu Prambanan Siti Wahyu Purwaningsih dalam kegiatan UII Bumi Lestari di Wisata Taman Opak, Selasa (20/6/2023).
Sebagaimana diketahui titik simpang susun Purwomartani diperkirakan berada di belakang RS PDHI kemudian beririsan dengan Jalan Cangkringan atau posisi di atas Jalan Cangkringan kemudian menuju ke selatan menyeberang Jalan Solo. Simpang ini juga beririsan dengan Jalan Opak Raya yang merupakan jalan eksisting menghubungkan antara Jalan Solo menuju ke Jalan Piyungan.
Meski demikian exit toll ini tidak melewati Jalan Opak Raya melainkan membangun pintu keluar baru ke timur arah menuju Jalan Prambanan-Piyungan. Exit toll ini kembali akan beririsan dengan Jalan Piyungan Prambanan, kemudian terkoneksi dengan jalan baru yang akan dinamai dengan ruas Prambanan-Gayamharjo yang saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan.
Rektor UII Fathul Wahid menyatakan dukungan pengembangan wisata Taman Opak sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi untuk membuka kesadaran masyarakat agar lebih cinta lingkungan. Mengingat kawasan tersebut mengembangkan potensi lingkungan sekitar.
BACA JUGA : Sebagian Tol Jogja Solo Dibuka Mulai Sabtu Besok
Di lokasi destinasi tersebut kampus UII memberikan dua unit perahu dayung, pelampung, helm dan berbagai perangkat keamanan aktivitas wisata air. “Sebelumnya telah kami berikan juga sebuah kapal yang bisa digunakan untuk aktivitas wisata,” ujarnya.
Selain itu untuk mendukung pengembangan tersebut dalam menyambut operasional tol Jogja Solo, UII juga telah membuat master plan Wisata Taman Opak. Ia berharap kehadiran destinasi itu dapat menggerakkan ekonomi warga sekitar. “Harapannya tidak hanya ekonomi yang bergerak tetapi juga menjadi alternatif aktivitas yang sehat untuk warga sekitar Prambanan, kebetulan ini adalah daerah penyangga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement









