Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Cuaca hujan melanda wilayah Bimomartani, Ngemplak, Sleman pada Rabu (30/11/2022) pagi./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca DIY pada hari terakhir Bulan Juni ini membuat orang penasaran. Terlebih bagi kamu yang ingin memanfaatkan waktu liburan ini untuk bepergian atau berwisata di Jogja.
Meski Jogja saat ini dilanda musim kemarau, ada potensi cuaca hujan yang terjadi pada Jumat (30/6/2023) ini. Salah satunya daerah Gunungkidul yang akan diguyur hujan pada siang hari.
Baca juga: Menikmati Libur Iduladha, Presiden Jokowi Bermain Bersama Cucu di Jogja
Sementara untuk kabupaten/kota lainnya dapat disimak di bawah ini. Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Jumat ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
1. Bantul
Pagi: berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
Pagi: berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
Pagi: hujan ringan
Siang: hujan ringan
Malam: cerah berawan
Pagi: hujan ringan
Siang: cerah berawan
Malam: berawan
Pagi: berawan
Siang: cerah berawan
Malam: cerah berawan
Itulah prakiraan cuaca DIY pada hari ini, Jumat (30/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bmkg jogja
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.