SIM Keliling Jogja Malam Ini di Alun-Alun Kidul, Ini Jadwalnya
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Tol Jogja Solo ruas Kartasura-Purowartani ditargetkan bisa beroperasi fungsional saat Lebaran 2024 mendatang. Perkembangan konstruksi yang saat ini dikerjakan sampai di area Klaten telah mencapai angka 53,42%.
Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur Rachmat Jesiman menjelaskan perkembangan konstruksi pembangunan tol Jogja Solo hingga saat ini masih sesuai dengan perencanaan. Pengerjaan masih berada di area Klaten Jawa Tengah dan belum sampai ke wilayah DIY. Mengingat DIY saat ini masih terus dikebut untuk pembebasan lahan.
BACA JUGA : Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Belum Tuntas
“Untuk konstruksi tahap 1 seksi 1.1 [ruas Kartasura-Klaten] mencapai 53,42 persen,” katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (2/7/2023).
Seksi 1 paket 1.1 tol Jogja Solo meliputi dua ruas yaitu Kartasura-Karanganom sepanjang 13,01 kilometer dan Karanganom-Klaten sepanjang 9,30 kilometer. Kemudian paket 1.2 ruas Klaten-Purowmartani sepanjang 20, 07 kilometer yang terbagi menjadi dua yaitu Klaten-Prambanan dan Prambanan-Purwomartani.
Rachmat menargetkan pada 2024 mendatang ruas di sepanjang Klaten ini akan tersambung hingga ke Purwomartani, Kalasan, Sleman. Sehingga pada Lebaran 2024 bisa beroperasi fungsional sampai ke Jogja.
“[Operasional] Fungsional sebenarnya sudah kami coba [di Lebaran 2023]. Untuk sampai Jogja sementara kami rencanakan untuk bisa segera tersambung sampai Prambanan atau Maguwoharjo. Lebaran, iya kemungkinan [bisa dioperasikan fungsional], kalau sesuai target kami mudah-mudahan bisa [beroperasi Lebaran 2024],” ucapnya.
Kabid Bina Marga Dinas PU ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menyatakan Pemda DIY tentu telah mempersiapkan berbagai dukungan infrastruktur menyusul akan segera tersambungkannya tol Jogja Solo sampai ke wilayah DIY. Salah satunya mengupayakan percepatan pembangunan jalan baru ruas Prambanan-Gayamharjo yang nantinya akan terkoneksi dengan exit toll Bokoharjo.
Pembangunan ruas jalan baru ini akan menjadi salah satu alternatif untuk meminimalisasi terjadinya kepadatan terutama arus yang akan ke Gunungkidul. Rencananya pembangunan jalan ini akan menggunakan APBN dan dana keistimewaan DIY.
BACA JUGA : Progres Tol Jogja Solo: Pembebasan Lahan Seksi 1
“Pembangunan ruas Jalan Prambanan-Gayamharjo memiliki panjang total 9,08 kilometer yang dibagi menjadi Segmen A ini 4,73 kilometer dan Segmen B sepanjang 4,35 kilometer. Segmen A diusulkan untuk dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan Segmen B direncanakan akan dibangun oleh Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan,” katanya.
Ia mengatakan ruas jalan baru ini terkoneksi dengan exit tol yang nantinya akan terhubung ke Gading, Gunungkidul menjadi ruas Prambanan-Gading. Ruas ini akan menghubungkan Kabupaten Sleman yaitu satuan ruang strategis (SRS) Prambanan-Candi Ijo dengan Kabupaten Gunungkidul yaitu SRS Karst Gunung Sewu).
“Juga dapat menjadi alternatif disisi utara Ruas Jalan Jogja-Piyungan-Patuk-Gading Wonosari. Rincian tahapan pembangungan jalan dan jembatan Prambanan-Gading,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Survei The League mengungkap enam profesi yang dinilai menarik untuk pasangan, mulai dari tenaga kesehatan hingga pekerja sains.
Newcastle United menjamu Aston Villa di Liga Inggris. The Magpies mengincar kebangkitan, sedangkan Unai Emery memburu kemenangan ke-100.
Harga tiket konser M2M di Jakarta pada 10 April 2027 mulai Rp1,25 juta. Simak kategori tiket, biaya tambahan, dan jadwal penjualannya.
Persijap Jepara dan PSIM Jogja mengganti pelatih pada awal Super League 2026/2027. Simak daftar pelatih yang diberhentikan hingga Oktober.
Rapimda KADIN DIY 2026 membahas penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing UMKM, dan peluang menembus pasar global.