Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Konstruksi Tol Jogja Solo di wilayah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Trase pembangunan jalan baru Prambanan-Gayamharjo yang merupakan sambungan exit toll Bokoharjo ruas tol Jogja Solo akan melewati perbukitan di Kapanewon Prambanan. Pelaksana proyek terpaksa melakukan pengeprasan di sejumlah titik untuk membangun jalan agar tidak terlalu ekstrem.
Kabid Bina Marga Dinas PU ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menjelaskan ruas jalan Prambanan-Gayamharjo ini merupakan rangkaian dari exit tol Jogja Solo yang berada di Kawasan Bokoharjo, Prambanan. Jalan ini akan terhubung dengan ruas Tawang-Ngalang Gunungkidul dengan melewati jembatan di atas Sungai Oya yang saat ini sudah dibangun.
BACA JUGA : Simpang Susun Purwomartani Tol Jogja Solo Bisa Terkoneksi
Berdasarkan desain awal, kata dia, trase ruas jalan baru ini mau tidak mau memang harus melewati kondisi geografis perbukitan. Guna meminimalisasi tanjakan ekstrem sehingga kemungkinan pelaksana proyek akan melakukan pengeprasan perbukitan di beberapa titik.
“Iya [terpaksa dikepras], karena memang di lokasi trase ruas jalan tersebut lebih ke lembah dan perbukitan, ya memang terpaksa harus mengepras,” kata saat dihubungi Harianjogja.com Senin (3/7/2023) lalu.
Meski demikian Pemda DIY akan berkoordinasi dengan pelaksana proyek untuk meminimalisasi. Hal ini dilakukan seiring dengan adanya sejumlah aturan terkait pengeprasan perbukitan.
“Karena memang desain awal itu masih belum ada isu terkait aturan pengeprasan masih gunakan desain lama, sehingga tentunya akan ada pengeperasan. Namun kami upayakan seminimal mungkin,” katanya.
Dari trase jalan ini nantinya di beberapa titik akan melewati jalan eksisting atau yang saat ini sudah ada. Namun jalan tersebut belum standar sehingga tetap harus dibangun ulang sesuai standar jalan nasional yang tersambung dengan jalan tol Jogja Solo.
“Itu juga nanti mengakomodasi exit toll, pengguna jalan keluar dari exit toll langsung tertampung langsung melalui jalur itu menuju ke arah Gayamharjo. Ada sebagian jalan eksisting ada sebagian benar-benar jalan baru, namun eksisting jalan kabupaten, tetap harus diperluas,” ujarnya.
BACA JUGA : Update Pembebasan Tanah Karakteristik Khusus Tol Jogja-Solo
Pembangunan ruas jalan baru ini akan menjadi salah satu alternatif untuk meminimalisasi terjadinya kepadatan terutama arus yang akan ke Gunungkidul. Rencananya pembangunan jalan ini akan menggunakan APBN dan dana keistimewaan DIY.
“Pembangunan ruas Jalan Prambanan-Gayamharjo memiliki panjang total 9,08 kilometer yang dibagi menjadi Segmen A ini 4,73 kilometer dan Segmen B sepanjang 4,35 kilometer. Segmen A diusulkan untuk dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan Segmen B direncanakan akan dibangun oleh Pemda DIY melalui Dana Keistimewaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2