Angka Stunting Sleman Turun Jadi 4,04%, Ini Dua Inovasi Barunya
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Jembatan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Jembatan Pandansimo di Bantul menjadi salah satu proyek strategis Nasional dan penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Ditargetkan proyek Jembatan Pandansimo bakal dilelang paling lambat bulan ini.
PPK Satker PJN Setiawan menyampaikan Jembatan Pandansimo masih dalam tahap persiapan sebelum memasuki lelang. “Saat ini masih dalam tahap persiapan lelang,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/7/2023).
BACA JUGA: Fantastis, Pengemis di Malioboro Sepekan Bisa Dapat Rp27 Juta
Saat ini JJLS di wilayah DIY masih belum terhubung di Jembatan Srandakan 3 atau Jembatan Pandansimo dan JJLS Kelok 18 atau Jalan Baru Kretek-Girijati. Berikut ini tahapan proses lelang dan jadwalnya.
- Juli 2023
Mulai persiapan dan tahap pembukaan lelang yang akan berlangsung hingga tiga sampai lima bulan.
- Pengumuman pemenang lelang
Akhir Oktober atau awal November 2023.
Dia menyampaikan pengerjaan Jembatan Pandansimo akan dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 dengan estimasi Rp200 miliar untuk tahun ini.
“Saat ini pendanaannya memang masih dalam tahap pembahasan di pusat. Jadi sampai saat ini belum masuk di Dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satker PJN DIY,” katanya.
Jembatan Pandansimo tersebut diperkirakan akan memerlukan waktu pengerjaan hingga 15 bulan. Sehingga apabila triwulan keempat tahun 2023 mulai dikerjakan, maka akhir tahun 2024 akan rampung. Ditargetkan Jembatan Pandansimo akan rampung sebelum pergantian Presiden RI tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.